Dua Putra Terbaik Sumsel Harumkan Nama Indonesia dengan Prestasi

- Jurnalis

Rabu, 18 Agustus 2021 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadisdik Sumsel Riza Fahlevi pose bersama kedua putra terbaik Sumsel, Dr Khifzon Azwar MD MRes  dan Yudistira Virgus PhD

Kadisdik Sumsel Riza Fahlevi pose bersama kedua putra terbaik Sumsel, Dr Khifzon Azwar MD MRes dan Yudistira Virgus PhD

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Dua putra terbaik Sumsel, Dr Khifzon Azwar MD MRes  dan Yudistira Virgus PhD telah mengharumkan nama bangsa dengan prestasi.

Mereka menjadi pembicara dalam acara webinar dengan tema “Mengisi Kemerdekaan Republik Indonesia dengan Prestasi dan Dedikasi”.

Alumni SMA Kusuma Bangsa Palembang ini menjadi pembicara pertama untuk memberikan support kepada adik-adik tingkatnya lewat zoom untuk tetap semangat dalam mengikuti pembelajaran daring saat ini.

“Intinya dalam setiap belajar jangan ragu untuk bertanya. Kalau tidak ada mengerti ya bertanya kepada guru sampai paham. Begitu juga saat sekarang belajar secara daring ya juga harus bertanya kalau masih ragu,” ujar Peraih Medali Perak International Environmental Project Olympiad (IEPO) 2010.

Khifzon menceritakan selama menjadi siswa SMA Kusuma Bangsa banyak sekali kenangan dan ilmu yang didapatkan di sana sehingga dirinya bisa sukses seperti ini. “Stres dalam belajar ya itu pasti ada, tapi itu bukan masalah,” ujarnya.

Ia juga mengaku sebagai siswa yang cukup aktif untuk mengikuti berbagai kegiatan ekstrakulikuler di sekolah yakni ikut dalam kegiatan biologi, panduaan suara, dan tenis.

“Bagi saya mengikuti kegiatan diluar pendidikan ini sangat penting bukan hanya pendidikan di dalam kelas yang kita butuhkan tapi juga  berhubungan dengan kemampuan sosial, motivasi, akademik,” jelasnya.

Kata dia, ada empat hal yang penting yang membuat dirinya sukses yakni dari sekolah, keluarga, komunitas dan diri sendiri.

“Selama sekolah semua siswa memiliki kesempatan untuk  berkarya. Makanya terus berkarya dan jangan takut,” ungkap dia.

Baca Juga:  Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Motivasi yang sama juga diberikan oleh alumni SMA Xaverius 1 TP 2000-2003 Yudistira Virgus, Ph.D, peraih 2 Medali Emas & 1 Medali Perunggu Olimpiade Fisika International (IPhO) 2003 & 2004 ini bahkan nyaris tak naik kelas saat bersekolah dulu.

“Saya dari siswa hampir tidak naik kelas namun saya bisa ke juara olimpiade. Kuncinya fokus dan disiplin, manfaatkan kesempatan dan  kerja keras,” ucapnya. 

Lelaki yang saat ini bekerja di Google Amerika Serikat ini merupakan salah satu siswa TOP 30 siswa terbaik dari setiap provinsi. Dan masuk menjadi 10 terbaik dan melaju ke Olimpiade tingkat internasional.

“Saat terpilih mewakili Indonesia dan saat meraih medali emas ini melewati proses yang sangat panjang. Saya harua mengikuti pelatihan cukup lama dan belajar dari jam 8 pagi sampai 12 malam setiap hari, setiap hari hanya berteman dengan 10 orang ini seperti keluarga sendiri,” tegas dia.

Kata dia, kunci belajar sukses yakni harus menyukai pembelajaran itu sendiri.  “Fisika itu sulit banyak dipikiran orang tapi sebenarnya kuncinya harus menyukai,” ujar pria yang saat ini ada di California.

Mengenai prestasi gemilang yang diraih oleh dua putra terbaik Sumsel ini, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Riza Fahlevi mengatakan sudah lama Sumsel tidak meraih emas di Olimpiade.

“Kita sudah lama sekali tak ikut dalam Olimpiade serta dapat emas dan kita harap dengan langkah mendorong guru untuk berlatih dan juga beasiswa dari Kumbang dapat menghasilkan calon-calon atau bibit anak-anak yang berprestasi,” tegas dia

Baca Juga:  Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎

Sementara itu, Alexander Kurniawan, Ketua Yayasan Kusuma Bangsa Palembang mengatakan melalui webinar ini kami sangat memotivasi dan mengajak anak-anak agar dapat berprestasi seperti kakak-kakaknya ini.

“Karena sejak Yudistira meraih juara emas Olimpiade Fisika International hampir 17 tahun anak-anak kita di Palembang belum pernah meraih prestasi yang sama,” tegas dia.

Untuk itu, Sekolah Kusuma Bangsa telah menandatangani kerjasama dengan Yayasan Simetri untuk melatih dan membimbing anak-anak SD, SMP, SMA Kusuma Bangsa untuk bidang Fisika dan Matematika. 

“Harapan kami anak-anak kita dapat mengharumkan nama Palembang dan Sumsel di tahun mendatang,” tegas dia.

Dan Yayasan Kusuma Bangsa juga berkomitmen untuk memberikan beasiswa sebesar Rp 3 miliar setiap tahunnya untuk anak-anak di Provinsi Sumsel untuk dilatih dan dibina Hendra Kwee yang merupakan Pelatih dan Pembina

Tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI) yang juga merupakan putra asli wong Palembang. “Kita targetka  dengan beasiswa ini satu sampai tiga tahun nanti akan ada bibit-bibit calon siswa berprestasi untuk bisa kembali masuk dalam olimpiade dan meraih emas,” jelasnya.

Menurutnya, hampir 16 tahun Sumsel tidak pernah lagi masuk dalam Olimpiade ini dan kebanyakan dari Jakarta.

 “Kalau saya lihat ini semua kurangnya dari SDM kita. Karena itu lewat beasiswa dan kerjasama dengan Hendra Kwee ini kita yakin mampu dan bisa untuk berprestasi kembali seperti Khidfzon dan Yudistira. Bahkan bukan hanya Olimpiade Fisika saja tapi juga Matematika dan lainnya,” tegasnya. (Hasan Basri)

Berita Terkait

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Kabar Gembira: Pemkot Palembang Buka Seleksi Beasiswa Jenjang Doktor bagi PNS, Pendaftaran Ditutup 14 Juli ‎
DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik
Warning Keras LKBH PB PGRI! Guru Jangan Terjebak Kepengurusan Ilegal
Gelombang Amarah Mahasiswa Guncang UPGRIP, Desak Sikap Tegas Rektor Soal Dugaan Pelecehan Seksual, hingga Ketetapan BPH
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎
Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:00 WIB

Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:22 WIB

Kabar Gembira: Pemkot Palembang Buka Seleksi Beasiswa Jenjang Doktor bagi PNS, Pendaftaran Ditutup 14 Juli ‎

Senin, 29 Juni 2026 - 19:32 WIB

DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik

Senin, 29 Juni 2026 - 11:32 WIB

Warning Keras LKBH PB PGRI! Guru Jangan Terjebak Kepengurusan Ilegal

Berita Terbaru