Dua Institusi Negara Soroti Pungli Dunia Pendidikan

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2020 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ombudsman Perwakilan Sumatera Selatan dan Satgas Saber Pungli Sumatera Selatan bergandeng tangan menguatkan komitmen pengawasan pelayanan publik dalam mengawasi pungutan liar di Sektor Pelayanan Publik oleh Pemerintah.

Ombudsman Perwakilan Sumatera Selatan dan Satgas Saber Pungli Sumatera Selatan bergandeng tangan menguatkan komitmen pengawasan pelayanan publik dalam mengawasi pungutan liar di Sektor Pelayanan Publik oleh Pemerintah.

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Dalam kunjungan Ketua Satgas Saber Pungli Sumsel menjadikan dua institusi negara, Ombudsman Perwakilan Sumatera Selatan dan Satgas Saber Pungli Sumatera Selatan bergandeng tangan menguatkan komitmen pengawasan pelayanan publik dalam mengawasi pungutan liar di Sektor Pelayanan Publik oleh Pemerintah.

Hal tersebut diungkap dalam pertemuan yang dikemas sebagai silaturahmi antar kedua institusi, Selasa (21/7/20) di kantor Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumatera, Jalan Radio nomor 01 Palembang.

Rombongan Satgas Saber Pungli yang mendatangi kantor ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan, dipimpin langsung oleh Ketua Satgas sekaligus Irwasda Polda Sumsel, Kombes Pol Drs M Indra Gautama didampingi sejumlah pejabat dari Irwasda Polda Sumsel.

“Kunjungan ini sebetulnya hanya silaturahmi biasa, hanya saja dalam kesempatan tadi, pihaknya secara komperehensif membahas potensi pungutan liar khususnya dalam dunia pendidikan serta menyampaikan data laporan masyarakat yang diterima oleh Ombudsman terkait kinerja Kepolisian pertahun 2020 ini,“ ujar Adrian Agustiansyah selaku Kepala Perwakilan Ombudsman Sumsel.

Baca Juga:  Aksi Tawuran Brutal di Lambidaro Palembang, Enam Pemuda Direhabilitasi

Adrian menjelaskan, jika persoalan pungutan liar khususnya di bidang pendidikan menjadi topik pembicaraaan yang cukup menarik untuk di bahas bersama Ketua Satgas Saber Pungli tadi.

“Dari mulai kasus perkasus sampai pada modus operandi oknum penyelenggara pendidikan dalam melakukan pungutan liar dan kegiatan pungutan liar tersebut sudah meresahkan bagi masyarakat maupun wali murid yang turut mengalami langsung,” jelasnya

“ Padahal sudah paham kalau pungutan dan sumbangan itu berbeda, masih saja mencari alasan pembenar,” tegas Adrian.

Baca Juga:  Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien

Adrian mengatakan, Pada prinsipnya pungutan liar khususnya dalam dunia pendidikan masih menjadi musuh bersama bagi Ombudsman Sumatera Selatan dan Satgas Saber Pungli Sumatera Selatan, maka sudah seharusnya tindakan yang cukup meresahkan ini akan menjadi perhatian bersama untuk dibenahi, bila perlu dilakukan tindakan tegas kedepan oleh penegak hukum,“ katanya.

“Selaku institusi yang diberikan amanah Negara untuk melakukan pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik, Ombudsman berharap pertemuan yang dilakukan bersama dengan satgas saber pungli diatas sebagai langkah awal yang baik untuk kedua instansi memperkuat komitmen untuk melakukan pemberantasan pungutan liar khususnya dalam sektor Pelayanan Publik semakin baik,“ pungkas mantan anggota DPRD Banyuasin ini.

Laporan Akip

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎
Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan
Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Korps Adhyaksa Palembang Perluas Penyidikan Korupsi Lampu Jalan, Tujuh Lurah Kembali Diperiksa
Direktur Perumda Prabumulih Dipolisikan Soal Dugaan Penggelapan Dana Taping Gas

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:17 WIB

Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:00 WIB

Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎

Berita Terbaru