Ditengarai Masalah Asmara, Remaja di Sintang Tewas Gantung Diri

- Jurnalis

Selasa, 23 Juli 2024 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ditengarai masalah asmara seorang remaja di Sintang, Kalimantan Barat [Kalbar] nekat mengkahiri hidupnya dengan gantung diri di kamar kos.

Ditengarai masalah asmara seorang remaja di Sintang, Kalimantan Barat [Kalbar] nekat mengkahiri hidupnya dengan gantung diri di kamar kos.

WIDEAZONE.com, SINTANG | Ditengarai masalah asmara seorang remaja di Sintang, Kalimantan Barat [Kalbar] nekat mengkahiri hidupnya dengan gantung diri di kamar kos. Diketahui identitas remaja tersebut berinisial DD [26] warga Sungai Maram, Kecamatan Kelam Permai.

DD ditemukan dalam keadaan gantung diri pada Minggu 21 Juli 2024, sekira pukul 20.50 WIB.

Kapolres Sintang melalui Kasihumas Iptu Nikadelis Dekok mengatakan penemuan jenazah remaja gantung diri tersebut berawal dari saksi yang membuka pintu kos dan menemukan korban sudah meninggal dalam keadaan gantung diri.

Baca Juga:  SPH Lain Terbit di Lahan 15.000 Meter Persegi Milik Indrawansyah, Kades Ulak Pandan Lahat Digugat ke PTUN Palembang

Usai memeriksa sejumlah saksi, Kasihumas menyebut aksi nekat korban DD tersebut diduga dilatarbelakangi oleh permasalahan asmara.

“Saat ini kita masih dalam penyelidikan tetapi dari keterangan salah satu saksi yakni mantan pacarnya, korban nekat mengakhiri hidupnya diduga lantaran saksi yang merupakan mantan pacarnya meminta putus dengan korban,” ungkapnya.

“Keduanya kurang lebih telah menjalin hubungan sekitar tiga tahun dan dari keterangan saksi saat bertengkar korban sering mengancam akan bunuh diri apabila diputuskan,” tambah dia.

Baca Juga:  Mengakhiri Polemik PGRI: Hormati Putusan Inkrah Pengadilan

Dikatakan Kasihumas, tidak menutup kemungkinan adanya faktor lain yang menjadi penyebab korban melakukan aksi nekatnya tersebut.

“Dari Kepolisian sendiri kita telah mengajukan autopsi kepada pihak keluarga guna penyelidikan lebih lanjut, bisa saja ada faktor lain yang menjadi penyebab aksi nekat korban,” tukasnya.

Laporan Jono Darsono | Editor AbV

Berita Terkait

Warning Keras LKBH PB PGRI! Guru Jangan Terjebak Kepengurusan Ilegal
Gelombang Amarah Mahasiswa Guncang UPGRIP, Desak Sikap Tegas Rektor Soal Dugaan Pelecehan Seksual, hingga Ketetapan BPH
FORKA UPGRIP Kecam Penyegelan Kantor BPH, Sebut Cederai Marwah Kampus ‎
Dualisme Penanganan Parkir Rajawali Village, PT Kuala Permai Soroti Langkah DPRD
Aksi Tawuran Brutal di Lambidaro Palembang, Enam Pemuda Direhabilitasi
Fakta Baru Terungkap di Praperadilan SP3 Polda Sumsel, Pemohon Sebut Ada Indikasi Ketidaknetralan Penyidikan
Aksi Pengoplosan LPG di OKU Timur Terbongkar, Tersangka Terancam 6 Tahun Kurungan
PN Palembang Tegaskan Eksekusi Lahan Eks Cineplex Cinde Sah, Perlawanan Tergugat Tak Hentikan Pelaksanaan

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 11:32 WIB

Warning Keras LKBH PB PGRI! Guru Jangan Terjebak Kepengurusan Ilegal

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:39 WIB

Gelombang Amarah Mahasiswa Guncang UPGRIP, Desak Sikap Tegas Rektor Soal Dugaan Pelecehan Seksual, hingga Ketetapan BPH

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:09 WIB

FORKA UPGRIP Kecam Penyegelan Kantor BPH, Sebut Cederai Marwah Kampus ‎

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:17 WIB

Dualisme Penanganan Parkir Rajawali Village, PT Kuala Permai Soroti Langkah DPRD

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:09 WIB

Aksi Tawuran Brutal di Lambidaro Palembang, Enam Pemuda Direhabilitasi

Berita Terbaru

Ketua Komisi V DPRD Sumatera Selatan Alwis Gani. [WI-AbV]

Breaking News

DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik

Senin, 29 Jun 2026 - 19:32 WIB