Rizal Maula menyatakan keyakinannya, bahwa Merdeka Belajar melalui Kampus Merdeka akan melahirkan banyak SDM unggul yang akan dapat menjadi pendorong untuk terwujudnya era keemasan Indonesia kembali pada abad 21.
Ketua Forum Rektor Indonesia, Panut Mulyono, mendukung gerakan gotong royong sivitas perguruan tinggi yang melibatkan mahasiswa dalam mendukung PTM terbatas dan bantuan UKT Kuliah. Ia menyampaikan apresiasi atas lanjutan bantuan UKT yang digulirkan.
“Harapannya setelah lulus nanti, mahasiswa bisa berkiprah bagi kemajuan bangsa dan membantu keluarga meningkatkan perekonomian keluarga dan masyarakat. (Sejatinya) gotong royong ini sudah terjadi, pendidikan tidak boleh berhenti untuk masa depan bangsa yang lebih baik,” ucapnya.
Dukungan juga datang dari Ketua BEM UPN Jakarta, Rahman Faturahman. Ia mengatakan, mahasiswa sebagai garda depan akan membantu dalam mengimplementasikan PTM terbatas yang aman dan mendorong agar bantuan UKT semakin tepat sasaran. “Terima kasih atas bantuan UKT. Kami sangat mendukung upaya ini,” tuturnya seraya memberi masukan terhadap kebijakan Kemendikbudristek.
Rahman mendorong segera terselenggaranya perkuliahan tatap muka terbatas untuk mengurangi dampak learning loss. Menurutnya, mahasiswa yang membutuhkan keterampilan hard skills mengalami penurunan kompetensi karena keterbatasan untuk melakukan praktikum di laboratorium.



















