Deklarasi AuK, Wagub Sumsel: Keadilan, Jangan Salah Arti

- Jurnalis

Minggu, 8 Januari 2023 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub Sumsel dan Ketua Dewan Penasihat AuK H Mawardi Yahya saat Deklarasi bersama Pengurus Aliansi untuk Keadilan

Wagub Sumsel dan Ketua Dewan Penasihat AuK H Mawardi Yahya saat Deklarasi bersama Pengurus Aliansi untuk Keadilan

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Wakil Gubernur Sumatera Selatan [Wagub Sumsel] Ir H Mawardi Yahya mengatakan saat ini banyak masyarakat yang merasa tidak mendapatkan keadilan. 

“Terkadang banyak yang salah pengertian, ada yang mengartikan keadilan itu sama rata? Sebenarnya tidak demikian, sesuai dengan fungsi, dan norma,” ungkap Wagub Mawardi Yahya saat Deklarasi Aliansi untuk Keadilan [AuK] dan Peresmian Gedung di Jalan Tegal Binangun, Minggu [08/01/2023].

Menurut Wagub Sumsel, dalam mencari keadilan harus teliti, bagaimana menilai persoalan persoalan, di dalam melangkah, jangan sampai merugikan diri sendiri. “Sebab semua manusia punya hak dan kepentingan, masing-masing tidak sama,” ujarnya. 

Kebijakan yang diambil, sambung Mawardi harus ingat dampaknya, apakah bermanfaat bagi orang lain? Jika memberikan manfaat dan tidak berdampak buruk bagi kita, ya silakan. 

Baca Juga:  MISTERI 5 TAHUN TERBONGKAR! Rani dan Ayuhana Dibunuh, Jasad Tinggal Tulang-belulang di Rumah Kosong

“Mencari solusi untuk masalah itulah keadilan. Tapi sebelum menempuh jalur hukum atau pengadilan, dalam masyarakat ada musyawarah. Jika apa yang kita lakukan patut, pantas dan tidak merugikan, maka itu yang kita lakukan,” ungkapnya. 

Sementara, Ketum Aliansi Untuk Keadilan Bagus Edy SH MH menyampaikan, usai deklarasi ini kita akan memberikan pendampingan bagi masyarakat yang tak mampu dalam menghadapi perkara hukum. “Hal ini sesuai dengan harapan pak Wagub yang juga selaku Ketua Dewan Penasihat kita [AuK – Alliance for Justice],” tuturnya. 

“Bagi masyarakat Indonesia umumnya dan khususnya Sumsel yang merasa tidak adil, atau yang merasa dirugikan oleh negara ataupun hak-haknya dirampas, kawan-kawan dari organisasi AuK ini siap untuk membantu memperjuangkan,” ucapnya.

Baca Juga:  Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎

“Sebagai contoh, ada kasus pemerkosaan yang terjadi di Lahat. Itu butuh keadilan, karena orang tua korban pemerkosaan  sampai datang ke Jakarta untuk mencari keadilan,” tambahnya. 

Jika kita telah deklarasi kami siap mendampingi. Jadi tidak perlu lagi sampai menemui Hotman Paris di Jakarta. Kita siap itulah satu contoh bentuk kegiatan kami ataupun kami siap mendampingi masyarakat yang butuh tentang untuk keadilan hak-hak mereka,” bebernya.

Ditambahkan Bagus, AuK terbentuk dari suatu ketidakadilan yang melanda seorang tenaga honorer rumah sakit, di mana dirinya harus menanggung hukuman dari hal yang tidak dilakukannya. “Dirinya [Debi Destiana] yang dijatuhi hukuman 8 tahun penjara dengan permasalahan narkoba,” jelasnya. 

Laporan Abror Vandozer

Berita Terkait

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
MISTERI 5 TAHUN TERBONGKAR! Rani dan Ayuhana Dibunuh, Jasad Tinggal Tulang-belulang di Rumah Kosong
Polrestabes Palembang Gaspol! 102 Motor Digulung, Balap Liar hingga Konvoi Liar Dibabat
Kinerja 8 Bulan! Kejari OKU Timur Tangani Ratusan Perkara, PNBP Tembus Rp1,22 Miliar
Ironi Efisiensi di Ogan Ilir: Sewa Ratusan Mobil untuk Operasional Pejabat
70 CCTV AI Kepung Palembang, Incar Pelaku Pencurian Aset PJU
SKAKMAT! BPH Bongkar Borok YPLP-PT Sumsel: Pemecatan Rektor UPGRI Palembang Ilegal Alias Kudeta ‎

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 20:33 WIB

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 10 September 2026 - 21:59 WIB

Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal

Selasa, 8 September 2026 - 10:09 WIB

MISTERI 5 TAHUN TERBONGKAR! Rani dan Ayuhana Dibunuh, Jasad Tinggal Tulang-belulang di Rumah Kosong

Selasa, 8 September 2026 - 09:52 WIB

Polrestabes Palembang Gaspol! 102 Motor Digulung, Balap Liar hingga Konvoi Liar Dibabat

Minggu, 6 September 2026 - 11:48 WIB

Kinerja 8 Bulan! Kejari OKU Timur Tangani Ratusan Perkara, PNBP Tembus Rp1,22 Miliar

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB