“Ini berbeda ketika ISIS muncul di tahun 2013-2014. Propaganda teror ini sangat marak di dunia maya,” kata dia.
Masalah ini, menurut Ardi, harus menjadi perhatian bersama, bahwa seseorang bisa terpapar meskipun hanya memegang telepon genggam. Kondisi ini, menurutnya, berbeda dengan yang terjadi pada 10 tahun yang lalu.
“Memang ada perubahan-perubahan kelompok ekskulusif menjadi inklusif. Bagaimana kelompok teror ini menampilkan imej yang baik di masyarakat, artinya untu menarik masyarakat mereka punya caranya,” pungkas dia. (JFA)
Halaman : 1 2

















![Presiden RI Prabowo Subianto [gambar Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20250227-WA0099-scaled-266x266-1-266x200.jpg)

