BNN Temukan Dua Hektar Ladang Ganja di Aceh Selatan

- Jurnalis

Kamis, 25 Juli 2019 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRESTASI Badan Narkotika Nasional (BNN) harus diacungi jempol. Karena BNN menemukan empat titik ladang ganja.

Empat titik yang diidentifikasi itu, berada di pegunungan Sawah Tingkem dan Seleukat, Kecamatan Bakongan Timur Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh.

Perkebunan ganja itu terletak di ketinggian 388 meter di atas permukaan laut (MDPL).

“4000 batang ganja itu telah kita musnahkan. Batang ganja setinggi 50 hingga 310 senti meter itu berat basahnya mencapai sekitar 15 ton,” ujar Direktur Narkotika Alami, Victor J Lasut saat memimpin pemusnahan, Rabu (24/7/2019).

Baca Juga:  Muscab PKB Sumsel Rampung, Puluhan Nama Calon Ketua DPC Masuk Meja DPP

Menurut Victor, pemusnahan ladang ganja seluas dua hektare itu melibatkat 102 personel, terdiri dari Tim BNN Pusat, Propam Mabes Polri, tim BNNK Aceh Selatan, Kodim 0107, Brimob Den B Aceh Selatan serta Polres Aceh Selatan

Tak hanya ladang ganja, kata Victor, tim gabungan itu menemukan sejumlah bibit tanaman siap semai. “Selain itu kita juga menemukan alat penyemprot pestisida, timbangan dan beberapa alat pertukangan lainnya,” ujar Victor.

Para petani ganja itu, kata Victor, menanamkan ganjanya di atas lahan milik negara. Karena itu aturannya harus mengikuti ketetapan negara.

Baca Juga:  Gunakan "Brute Force" Bobol Dana BOS SMAN 2 Prabumulih Ratusan Juta, Empat Ditangkap 2 DPO

Namun begitu Victor mengaku akan melakukan pendekatan secara persuasif agar masyarajat setempat tidak menanam ganja lagi di kawasan itu.

Menurut Victor, di kawasan itu banyak terdapat tanaman pala. Bahkan tanaman pala bisa dijadikan usaha alternatif bagi warga, sehingga dapat dijadikan usaha yang menjanjikan. “Karena itu kami berharap agar warga tidak menanam ganja lagi,” tukas Victor. (Anto Narasoma)

Berita Terkait

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat: Pers Indonesia Berduka
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdaleneid, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
Selain Negara, HAM Disabiltas Intelektual Menjadi Tanggung Jawab Swasta
Jamaah Muslimin Desak Pemerintah Tuntut Pertanggungjawaban Zionis Israel Soal Gugurnya Tiga Prajurit TNI
IdulFitri 1 Syawal Jatuh Pada Sabtu 21 Maret 2026
Menaker: Perusahaan Perlu Bantu Pekerja Agar Kariernya Terus Berkembang
Wamenaker Bahas Kerja Sosial dan Pelatihan Kerja dengan Kejati Sumut
Kolaborasi PLN dan Kementerian Perdagangan Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 08:07 WIB

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat: Pers Indonesia Berduka

Rabu, 15 April 2026 - 18:45 WIB

Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdaleneid, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik

Rabu, 15 April 2026 - 18:24 WIB

Selain Negara, HAM Disabiltas Intelektual Menjadi Tanggung Jawab Swasta

Rabu, 1 April 2026 - 17:58 WIB

Jamaah Muslimin Desak Pemerintah Tuntut Pertanggungjawaban Zionis Israel Soal Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:57 WIB

IdulFitri 1 Syawal Jatuh Pada Sabtu 21 Maret 2026

Berita Terbaru

Masyarakat 5 Desa di OKU Swadaya Perbaiki Jalan

OKU

Masyarakat 5 Desa di OKU Swadaya Perbaiki Jalan

Senin, 20 Apr 2026 - 21:06 WIB