Berbahaya, Galian Kabel PLN Dikerjakan Asal Jadi

- Jurnalis

Rabu, 6 November 2019 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemasangan kabel listrik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Jalan Raya Muaraenim-Palembang, justru membuat perasaan masyarakat setempat menjadi ketar-ketir

Pemasangan kabel listrik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Jalan Raya Muaraenim-Palembang, justru membuat perasaan masyarakat setempat menjadi ketar-ketir

WIDEAZONE.COM, MUARAENIM — Pemasangan kabel listrik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Jalan Raya Muaraenim-Palembang, justru membuat perasaan masyarakat setempat menjadi ketar-ketir.

Pasangan kabael PLN yang seharusnya menggembirakan masyarakat, ternyata medorong rasa takut yang berlebihan. Sebab kabel listrik yang dipasang untuk keperluan arus bertegangan tinggi itu hanya ditanam pada kedalaman 20-30 sentimeter.

Harusnya, jenis kabel dan proyek seperti itu, ditanam di tanah dengan kedalaman 135 sentimeter.

“Ini yang membuat kami takut. Apalagi saat penanaman kabel itu dilakukan, di sekitar proyek tidak dipasang tanda bahaya agar warga menjauhi pekerjaan yang sewaktu-waktu bisa merenggut nyawa manusia,” ujar Abdul Rozak (45) saat diwawancarai Wideazone.com, Rabu (6/11/2019).

Menurut dia, penggalian dan penanaman kabel listrik di areal Tugu Selamat Datang Kota Muaraenim itu menumbuhkan kesan, dikerjakan asal jadi.

Baca Juga:  Gelombang Amarah Mahasiswa Guncang UPGRIP, Desak Sikap Tegas Rektor Soal Dugaan Pelecehan Seksual, hingga Ketetapan BPH
Photo : Agus Putra Luntar
Photo : Agus Putra Luntar

“Wah, ini sangat berbahaya. Jika tidak ditingkatkan kualitas penanaman kabelnya, bisa merenggut korban nyawa,” kata warga Desa Kepur itu dengan wajah diliputi rona ketakutan.

Kualitas penanan kabel PLN yang diduga dilakukan asal jadi itu justru menarik perhatian masyarakat. Bahkan mereka curiga dan menduga bahwa galian kabel bertegangan tinggi itu telah mengurangi volume standar PLN.

“Penggalian dan penanaman kabel PT PLN itu menunjukkan kualitas kerja yang tidak standar. Ini sangat berbahaya dan sewaktu-waktu bisa merengut korban nyawa manusia,” ujar Ketua Umum Gerakan Anti Korupsi Muaraenim, H Asnawi saat dikonfirmasi terkait proyek itu.

Menurut dia, standar kelayakan PT PLN menggali dan menanam kabel bertekanan tinggi itu dikubur pada kedalaman 135 sentimeter. “Sedangkan standar galian ditentukan pihak PLN sendiri,” ucap Asnawi.

Baca Juga:  Komisi II DPR RI dan Pansus DPRD Sumsel Sepakat Cabut HGU PT Melania

Agar galian kabel itu dilaksanakan sesuai standar, harusnya pada pelaksanaan awal diawasi pihak PLN. Dengan diawasi PLN. kata Asnawi, aktivtas pekerjaannya bisa terlaksana sesuai standar.

“Kami sering menemukan aktivitas pekerjaan galian kabel yang buruk. Bahkan nilai standarnya berada di bawah ketentuan PLN. Ini sangat berbahaya. Jika terjadi korsleting, nyawa manusia yang ada di bawahnya bisa berbahaya,” ucap Asnawi.

 

Laporan : Agus Putra Luntar

Berita Terkait

Tiga Keluarga Deklarator PKB Sumsel Berangkat Umrah, Nasrul Halim: Penghargaan atas Jasa Pendiri Partai ‎
Ancaman Penyakit Infeksi Baru Meningkat, RSMH Palembang Minta Masyarakat Waspada dan Perkuat Deteksi Dini
DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik
Warning Keras LKBH PB PGRI! Guru Jangan Terjebak Kepengurusan Ilegal
DPW PKB Sumsel Buka Suara Soal Tudingan Penipuan, Siap Lapor Balik Pelapor jika tak Terbukti ‎
Gelombang Amarah Mahasiswa Guncang UPGRIP, Desak Sikap Tegas Rektor Soal Dugaan Pelecehan Seksual, hingga Ketetapan BPH
Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎
FORKA UPGRIP Kecam Penyegelan Kantor BPH, Sebut Cederai Marwah Kampus ‎

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:39 WIB

Tiga Keluarga Deklarator PKB Sumsel Berangkat Umrah, Nasrul Halim: Penghargaan atas Jasa Pendiri Partai ‎

Senin, 29 Juni 2026 - 22:58 WIB

Ancaman Penyakit Infeksi Baru Meningkat, RSMH Palembang Minta Masyarakat Waspada dan Perkuat Deteksi Dini

Senin, 29 Juni 2026 - 19:32 WIB

DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:18 WIB

DPW PKB Sumsel Buka Suara Soal Tudingan Penipuan, Siap Lapor Balik Pelapor jika tak Terbukti ‎

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:39 WIB

Gelombang Amarah Mahasiswa Guncang UPGRIP, Desak Sikap Tegas Rektor Soal Dugaan Pelecehan Seksual, hingga Ketetapan BPH

Berita Terbaru

Ketua Komisi V DPRD Sumatera Selatan Alwis Gani. [WI-AbV]

Breaking News

DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik

Senin, 29 Jun 2026 - 19:32 WIB