Khotmul Quran Ummi, Herman Deru Ajak Orang Tua Bangga Lahirkan Hafiz Quran

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026 - 05:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Selatan Dr H Herman Deru menghadiri pembukaan kegiatan Khotmul Quran dan Imtihan Akbar Angkatan III Tartil, Tahfidz, dan Turjuman Metode Ummi yang digelar Ummi Palembang di Grand Ballroom Golden Sriwijaya, Kamis 14 Mei 2026

Gubernur Sumatera Selatan Dr H Herman Deru menghadiri pembukaan kegiatan Khotmul Quran dan Imtihan Akbar Angkatan III Tartil, Tahfidz, dan Turjuman Metode Ummi yang digelar Ummi Palembang di Grand Ballroom Golden Sriwijaya, Kamis 14 Mei 2026

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Gubernur Sumatera Selatan Dr H Herman Deru menghadiri pembukaan kegiatan Khotmul Quran dan Imtihan Akbar Angkatan III Tartil, Tahfidz, dan Turjuman Metode Ummi yang digelar Ummi Palembang di Grand Ballroom Golden Sriwijaya, Kamis 14 Mei 2026.

Kegiatan tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai lembaga rumah tahfidz di Sumsel sebagai bagian dari upaya penguatan pendidikan Al-Quran dan pembinaan generasi Qurani.

Panitia Munaqosyah dan Khotmul Quran Akbar Metode Ummi, Maliki Utama Putra, mengatakan kegiatan ini telah memasuki tahun ketiga pelaksanaan. Tahun ini, Ummi Palembang meluluskan 149 peserta dari berbagai lembaga rumah tahfidz di Sumsel.

Menurutnya, perkembangan rumah tahfidz di Sumsel menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap pendidikan Al-Quran.

Dalam sambutannya, Herman Deru mengaku terharu melihat perkembangan program rumah tahfidz yang menjadi salah satu program unggulannya sejak periode pertama kepemimpinannya.

“Saya sejujurnya terharu, karena ini program saya di periode pertama, satu desa satu rumah tahfidz,” ujar Herman Deru.

Baca Juga:  Gubernur Herman Deru–Wagub Cik Ujang Tekankan Peran Strategis Damkar--Satpol PP dan Satlinmas untuk Masyarakat

Ia mengatakan sempat hampir tidak percaya program tersebut dapat berkembang begitu cepat. Namun, dukungan dari para ustad dan penggerak pendidikan Al-Quran membuat program rumah tahfidz terus berkembang di Sumsel.

“Saya hampir tidak percaya mau dibuat satu desa satu rumah tahfidz, tapi ternyata Ustad Malik dan para ustad lainnya mendukung program ini,” katanya.

Menurut Herman Deru, dalam kurun waktu empat tahun jumlah rumah tahfidz di Sumsel telah mencapai lebih dari 5.000 rumah tahfidz.

Ia menilai perkembangan tersebut terjadi karena adanya perubahan pola pikir masyarakat terhadap pentingnya pendidikan keagamaan.

“Kenapa bisa cepat, karena perubahan cara berpikir, mindset jadi perubahan. Rumah tahfidz ini tidak hanya berbicara bangunan, tetapi kegiatan belajar mengajar Al-Quran,” ucapnya.

Herman Deru juga menyinggung capaian Sumsel di ajang MTQ Nasional. Ia mengatakan Sumsel pernah masuk 10 besar MTQ Nasional pada 2006 dan kembali masuk 10 besar pada 2022 setelah penantian selama 16 tahun.

Baca Juga:  Open House Idul Adha 1447 Wagub Cik Ujang Buka Rumah Dinas untuk Semua Kalangan

“Kita pernah masuk 10 besar MTQ Nasional tahun 2006, setelah 16 tahun, tahun 2022 kita masuk lagi 10 besar. Bangga kita,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Herman Deru mengajak para orang tua untuk bangga apabila putra-putrinya memilih menempuh pendidikan Al-Quran dan menjadi generasi penghafal Al-Quran.

Ia berharap para peserta dapat menularkan ilmu yang dimiliki kepada masyarakat luas sehingga syiar Al-Quran terus berkembang di Sumsel.

Selain itu, Herman Deru menegaskan pentingnya peran ibu dalam pendidikan anak. Menurutnya, keberhasilan pendidikan anak tidak terlepas dari peran ibu sebagai madrasah pertama dalam keluarga.

“Ini tidak lepas dari peran ibu utamanya. Para ibu menyadari 70 persen program pendidikan berasal dari rumah, seperti pepatah Arab yang menyebut ibu adalah madrasah pertama,” tandasnya.

Berita Terkait

Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎
ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat
AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Eks Ketua Forum Guru Honorer Sebut Pernyataan Riza Pahlevi Hanya Slogan
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:43 WIB

Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:29 WIB

ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:55 WIB

AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Berita Terbaru