10 Catar Akpol Mundur, Polda Sumsel Perketat Tahapan Ujian

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan peserta Catar Akpol 2026 tengah menjalani tes strategis berupa Computer Assisted Test [CAT] Asesmen Mental Ideologi [AMI] serta Inventory Penelusuran Mental Kepribadian [PMK], Senin 11 Mei 2026.

Ratusan peserta Catar Akpol 2026 tengah menjalani tes strategis berupa Computer Assisted Test [CAT] Asesmen Mental Ideologi [AMI] serta Inventory Penelusuran Mental Kepribadian [PMK], Senin 11 Mei 2026.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Sebanyak 10 dari 169 peserta Calon Taruna Akademi Kepolisian [Catar Akpol] Tahun Anggaran 2026 di Sumatera Selatan tercatat mengundurkan diri di tengah tahapan seleksi ketat yang digelar Polda Sumsel.

Sementara itu, ratusan peserta lainnya menjalani tes strategis berupa Computer Assisted Test [CAT] Asesmen Mental Ideologi [AMI] serta Inventory Penelusuran Mental Kepribadian [PMK], Senin 11 Mei 2026.

Seleksi dipusatkan di SMKN 2 Palembang dan Ruang Assessment Lantai II Biro SDM Polda Sumsel sejak pukul 06.00 WIB dengan pengawasan ketat untuk memastikan seluruh proses berlangsung objektif dan transparan.

Tahapan ini menjadi bagian penting dalam penyaringan calon perwira Polri yang dinilai tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki loyalitas kebangsaan, integritas, serta kesiapan mental menghadapi tantangan tugas kepolisian.

Pelaksanaan ujian dipantau langsung Kepala Biro SDM Polda Sumsel Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo bersama unsur pengawas internal maupun eksternal, termasuk Bidpropam dan panitia dari Mabes Polri.

Baca Juga:  Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat: Pers Indonesia Berduka

Rangkaian seleksi diawali registrasi peserta, pemeriksaan administrasi, pengarahan teknis, hingga pembukaan soal secara daring melalui video konferensi dengan panitia pusat Mabes Polri.

Penggunaan sistem CAT disebut menjadi langkah konkret dalam penerapan prinsip rekrutmen Polri BETAH yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Sistem digital itu memungkinkan hasil ujian terekam otomatis sehingga mempersempit peluang manipulasi maupun intervensi.

Selain mengukur pemahaman ideologi kebangsaan, tes PMK juga digunakan untuk memetakan karakter, stabilitas emosi, pola pikir, hingga kesiapan mental peserta sebagai calon pemimpin Polri.

“Kami mengedepankan prinsip BETAH. Tahapan ini penting untuk memastikan calon Taruna Akpol memiliki kualitas mental, integritas, dan loyalitas kebangsaan yang kuat,” kata Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo.

Baca Juga:  Bupati Enos Lepas 437 JCH OKU Timur dalam Haru

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan seluruh proses seleksi dilakukan secara terbuka dan profesional sebagai bagian reformasi birokrasi Polri.

“Seleksi ini bukan hanya mencari calon anggota Polri yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral, mental ideologi yang kuat, dan mampu menjadi pelindung, pengayom, serta pelayan masyarakat,” ujarnya.

Usai pelaksanaan ujian, panitia langsung melakukan integrasi data hasil tes ke sistem pusat sebagai bagian pengawasan nasional penerimaan Taruna dan Taruni Akpol Tahun Anggaran 2026.

Polda Sumsel memastikan seluruh tahapan seleksi akan terus dilaksanakan secara profesional dan transparan guna mencetak generasi perwira Polri yang unggul, humanis, dan berintegritas menuju Indonesia Emas 2045.

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Wagub Sumsel Cik Ujang Hadiri Harlah ke-10 Ponpes Hidayatullah Mubtadiin
Adam Alfharizi, Raja Catwalk SDN 20 Palembang Menuju Jakarta
Opsgaktibplin di 11 Polsek Polda Sumsel: Pelanggaran Administratif hingga Urine Positif
Dua Sopir Angkot di Palembang Nyambi Maling Motor Diringkus
Warga hingga Wisatawan Antusias CFD, Jadi Agenda Mingguan
Sekda Sumsel Edward Candra Resmi Buka Turnamen Sepak Bola RS Siti Fatimah Cup IV/2026
Wagub Sumsel Cik Ujang Serahkan Bantuan Banjir dan Pastikan Jembatan Sungai Menang Dibangun Permanen
Gubernur Herman Deru dan Wagub Cik Ujang Resmikan 17 Jembatan di Sumsel, Percepat Konektivitas dan Dongkrak Ekonomi Warga

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 14:17 WIB

10 Catar Akpol Mundur, Polda Sumsel Perketat Tahapan Ujian

Senin, 11 Mei 2026 - 05:27 WIB

Wagub Sumsel Cik Ujang Hadiri Harlah ke-10 Ponpes Hidayatullah Mubtadiin

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:44 WIB

Adam Alfharizi, Raja Catwalk SDN 20 Palembang Menuju Jakarta

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:15 WIB

Opsgaktibplin di 11 Polsek Polda Sumsel: Pelanggaran Administratif hingga Urine Positif

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:12 WIB

Dua Sopir Angkot di Palembang Nyambi Maling Motor Diringkus

Berita Terbaru

Ratusan peserta Catar Akpol 2026 tengah menjalani tes strategis berupa Computer Assisted Test [CAT] Asesmen Mental Ideologi [AMI] serta Inventory Penelusuran Mental Kepribadian [PMK], Senin 11 Mei 2026.

Headlines

10 Catar Akpol Mundur, Polda Sumsel Perketat Tahapan Ujian

Senin, 11 Mei 2026 - 14:17 WIB