WIDEAZONE.com, ACEH | Bea Cukai Langsa melaksanakan kegiatan Customs Visit Customer [CVC] ke PT Rosin Trading International, di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh.
Sebagai Perusahaan penerima Fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor [KITE] Pembebasan, PT Rosin Trading International yang memproduksi Gum Rosin dan Gum Terpentine Oil diharapkan dapat meningkatkan potensi ekspornya dan mendongkrak devisa Aceh.
Kegiatan CVC dilakukan bertujuan untuk menjalin komunikasi dengan pengguna jasa secara langsung, terutama untuk menggali permasalahan yang dihadapi atas kegiatan kepabeanan yang mereka lakukan dan diharapkan dapat memberikan solusi yang tepat atas kendala yang dihadapi pengguna jasa di lapangan.
Pada kunjungan tersebut Tim Bea Cukai Langsa juga berkempatan melihat secara langsung proses bisnis dan kegiatan operasional perusahaan, dan melakukan pembahasan terkait pentingnya pemenuhan kewajiban dan kepatuhan perusahaan terhadap ketentuan kepabeanan, khususnya terkait pemanfaatan fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor [KITE] yang diterima PT Rosin Trading International.
Kepala Bea Cukai Langsa, Dwi Harmawanto pada kesempatan tersebut menekankan bahwa Bea Cukai tidak hanya melakukan pengawasan tetapi juga mendukung perkembangan usaha. Kegiatan CVC ini merupakan bentuk nyata komitmen Bea Cukai dalam memberikan pelayanan prima.
“Kami ingin mendengar langsung aspirasi, kendala, maupun masukan dari para pengguna jasa. Bea Cukai hadir bukan hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mendukung keberlangsungan industri,” ungkap Dwi Harmawanto.
Melalui kegiatan CVC ini diharapkan mampu memperkuat hubungan kerja sama antara Bea Cukai dan perusahaan, sehingga dapat menciptakan iklim usaha yang kondusif, meningkatkan kepatuhan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi dalam hal ini khususnya di wilayah Aceh



![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-225x129.jpg)

![Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian (kiri), saat menyerahkan Badan Pusat Statistik [BPS] Awards 2026 kategori Perusahaan/Asosiasi bertajuk](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260929-WA0042-225x129.jpg)


![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-129x85.jpg)

![Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian (kiri), saat menyerahkan Badan Pusat Statistik [BPS] Awards 2026 kategori Perusahaan/Asosiasi bertajuk](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260929-WA0042-129x85.jpg)



![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
