Dokter di Palembang Ditipu Pria Beristri, Rugi hingga Rp1 Miliar

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban, Putri Tiarasari didampingi Kuasa Hukumnya Suwito

Korban, Putri Tiarasari didampingi Kuasa Hukumnya Suwito

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Nasib apes menghinggapi Putri Tiarasari [37], seorang dokter di Palembang, selama empat tahun menjalani pernikahan diduga tertipu dengan identitas palsu suaminya AH, hingga mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp1 miliar.

Atas persoalan tersebut, Putri didampingi kuasa hukumnya melaporkan suaminya ke Polrestabes Palembang dengan dugaan pemalsuan identitas pada Senin 4 Mei 2026.

Terbongkarnya kasus, setelah korban [Putri] menyadari bahwa pria yang menikahinya selama empat tahun tersebut ternyata menggunakan data palsu untuk menutupi status perkawinannya.

Dalam laporannya, Putri mengungkap selama empat tahun berumah tangga, dirinya sama sekali tidak menaruh curiga kepada suaminya. Namun, rahasia tersebut terbongkar setelah mereka terlibat pertengkaran pasca Lebaran idul Fitri kemarin. Alhasil, terungkaplah identitas ganda milik sang suami.

Baca Juga:  Ironi Efisiensi di Ogan Ilir: Sewa Ratusan Mobil untuk Operasional Pejabat

“KTP yang diberikan kepada saya sebagai syarat untuk menikah tertulis lajang. Tapi kemarin saya temukan ada KTP lain dengan alamat berbeda. Ternyata dia punya banyak KTP,” ungkapnya.

Tak hanya soal KTP, Putri juga baru mengetahui bahwa suaminya ternyata sudah memiliki keluarga lain sebelum menikahinya.

“Saat menikah, statusnya ternyata sudah punya istri dan anak satu, hingga kini diketahui anaknya sudah dua orang. Saya merasa ditipu secara lahir dan batin selama empat tahun ini,” tegasnya.

Putri sempat melakukan verifikasi mandiri ke kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Palembang. Hasilnya identitas yang digunakan terlapor untuk menikahinya tidak sinkron dengan data asli yang tercatat di Capil.

Baca Juga:  Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi "All-in" Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Sementara, kuasa hukum korban Suwito mengatakan kliennya juga mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai lebih dari Rp 1 miliar. “Sudah banyak ruko, mobil, rumah dari pada klien kami ini sudah tergadai oleh suaminya. Kerugiannya lebih kurang sekitar 1 M lebih yang menyebabkan dia sangat-sangat rugi,” jelasnya.

Uang hasil gadaian aset, ujar dia, diduga digunakan terlapor untuk kepentingan pribadi dan keluarga pertamanya, termasuk untuk membeli tanah dan mobil tanpa sepengetahuan korban.

Sementara, KA SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui Pamapta Ipda Hendra Yuswoyo membenarkan adanya laporan korban .

“Laporan sudah kami terima, dan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas Satreskrim Polrestabes Palembang,” ungkapnya. [AbV-dw]

Berita Terkait

Misteri Maut di Neeta Karaoke Kisaran! Wanita Ditemukan Terkapar, Nyawa Tak Tertolong
40 Lokasi Diduga Sarang Narkoba Digempur, Ratu Dewa Gaspol Benahi 3-4 Ulu
17 Perkara Karhutla Korporasi di Sumsel Masuk Scientific Crime Investigation
Ketua ADO Sumsel Akui Bagi Masker Sebelum Bentrok Mahasiswa, Klaim Atas Permintaan Dirintelkam
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
Menko Polkam Warning Perusahaan Nakal “Karhutla”: Tindak Tegas, Aparat Jangan Lunak!
Andreas Sentil Kapolda Baru: Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Mahasiswa dan Wartawan, Jangan Tebang Pilih!
KAHMI Sumsel Kecam Kekerasan di Mapolda Sumsel, Desak Pelaku Pengeroyokan Aktivis dan Wartawan Ditangkap

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:03 WIB

Misteri Maut di Neeta Karaoke Kisaran! Wanita Ditemukan Terkapar, Nyawa Tak Tertolong

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:14 WIB

40 Lokasi Diduga Sarang Narkoba Digempur, Ratu Dewa Gaspol Benahi 3-4 Ulu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:58 WIB

17 Perkara Karhutla Korporasi di Sumsel Masuk Scientific Crime Investigation

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:38 WIB

Ketua ADO Sumsel Akui Bagi Masker Sebelum Bentrok Mahasiswa, Klaim Atas Permintaan Dirintelkam

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Menko Polkam Warning Perusahaan Nakal “Karhutla”: Tindak Tegas, Aparat Jangan Lunak!

Berita Terbaru