Ayah Menghilang, Anak Lapor Polisi: Pamit Cari Modal Usaha

- Jurnalis

Rabu, 27 September 2023 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Syaifudin (60) dilaporkan menghilang dari rumahnya, Selasa 22 Agustus 2023 sekitar pukul 10.00 WIB

Syaifudin (60) dilaporkan menghilang dari rumahnya, Selasa 22 Agustus 2023 sekitar pukul 10.00 WIB

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Syaifudin (60) dilaporkan menghilang dari rumahnya, Selasa 22 Agustus 2023 sekitar pukul 10.00 WIB. Warga Jalan Brigjen Hasan Kasim, Kecamatan Kalidoni Palembang sebelumnya pamit dengan anaknya untuk mencari uang untuk modal usaha.

Akibat kejadian, Dedi Firmansyah (33) langsung melaporkan ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.

Baca Juga:  Polda Sumsel bersama SKK Migas Bentuk Tim Gabungan Verifikasi Sumur Minyak

Menurut Dedi Firmansyah, awal ayahnya diajak oleh seorang teman bernama Suherman untuk mencari uang untuk membuka usaha.

“Namun hingga hampir 1 bulan lebih ayah saya tak kunjung pulang kerumah,” kata Dedi Firmansyah, Rabu (27/9/2023).

Dedi Firmansyah mengatakan, sebelum ayah hilang, ibunya sempat berkomunikasi.

“Ibu saya sempat berkomunikasi, tapi sudah seminggu terakhir ini handphonenya sudah tidak bisa dihubungi lagi,” ujar Dedi Firmansyah.

Baca Juga:  Kasus Penganiayaan di Jalan Radial Kembali Disorot, Polisi Klarifikasi Alasan

Dia berharap atas laporan ini, petugas kepolisian dan masyarakat yang mengetahui keberadaan ayahnya untuk menghubunginya ke nomor 08980904353.

“Saya harap kepada masyarakat untuk memberikan informasi jika mengetahui keberadaan ayah saya,” ungkapnya. [Deny Wahyudi]

Berita Terkait

Pledoi Haji Sutar: Harta Sejak 1995 Bukan Hasil Pencucian Uang
Bersih-bersih Narkotika di Sumsel: 163 Tersangka Diringkus dan Ribuan Gram Sabu Disita
Skandal Korupsi Berantai Anggaran Pemilu 2024 di Sumsel, JAKOR Seret KPU-Bawaslu hingga BPBD ke Meja Hukum
Pabrik Miras Oplosan Merek Terkenal di Banyuasin Digerebek, Rp620 Juta Dista
Mendekati Angka 1 Kilo, Polres OKI Musnahkan Sabu
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdaleneid, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
Selain Negara, HAM Disabiltas Intelektual Menjadi Tanggung Jawab Swasta
Kejati Sumsel Geledah Tiga Lokasi Soal Korupsi Sungai Lalan, hingga Menang Praperadilan Suap Irigasi Muara Enim

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 22:11 WIB

Pledoi Haji Sutar: Harta Sejak 1995 Bukan Hasil Pencucian Uang

Minggu, 19 April 2026 - 14:13 WIB

Bersih-bersih Narkotika di Sumsel: 163 Tersangka Diringkus dan Ribuan Gram Sabu Disita

Sabtu, 18 April 2026 - 07:01 WIB

Skandal Korupsi Berantai Anggaran Pemilu 2024 di Sumsel, JAKOR Seret KPU-Bawaslu hingga BPBD ke Meja Hukum

Kamis, 16 April 2026 - 17:36 WIB

Pabrik Miras Oplosan Merek Terkenal di Banyuasin Digerebek, Rp620 Juta Dista

Kamis, 16 April 2026 - 12:35 WIB

Mendekati Angka 1 Kilo, Polres OKI Musnahkan Sabu

Berita Terbaru

Bupati Enos Lepas 437 JCH OKU Timur dalam Haru

Advertorial

Bupati Enos Lepas 437 JCH OKU Timur dalam Haru

Selasa, 21 Apr 2026 - 11:58 WIB

PT PLN [Persero] Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan [UP3] Palembang melaksanakan Factory Acceptance Test [FAT] Automatic Voltage Regulator [AVR] di pabrikan trafo PT Symphos Electric sebagai langkah strategis menjaga kestabilan tegangan listrik, khususnya di wilayah Kabupaten Banyuasin yang memiliki tantangan tegangan rendah.

Ekobis

PLN UP3 Palembang Uji Kualitas AVR di Pabrikan

Selasa, 21 Apr 2026 - 10:58 WIB