Aktivitas Angkutan Batu Tambang Tuai Keluhan Warga Tumijaya: Picu Polusi Udara dan Kerusakan Jalan

- Jurnalis

Selasa, 18 Juli 2023 - 21:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Angkutan Batu Tambang melintas di Jalan Warga Tumijaya, Kecamatan Jayapura, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan.

Angkutan Batu Tambang melintas di Jalan Warga Tumijaya, Kecamatan Jayapura, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan.

WIDEAZONE.com, OKU TIMUR | Aktivitas truk yang mengangkut material batu tambang di kawasan Desa Tumijaya, Kecamatan Jayapura, Kabupaten OKU Timur, dikeluhkan warga. 

Persoalan terungkap kala ratusan angkutan tersebut disinyalir bermuatan Over Dimensi Over Loading [ODOL] hilir mudik di jalan warga sekitar hingga berdampak pada polusi udara [debu].

“Kami sudah resah, melihat aktivitas ratusan truk tambang tersebut selalu menimbulkan polusi udara, yang membuat kami merasakan gangguan pernapasan seperti sesak napas,” cetus Imam salah satu warga Tumijaya. Kamis 18 Juli 2023.

Dampak polusi udara bisa memicu terjadinya gangguan pernapasan warga terutama anak-anak terkena penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut [ISPA] dan batuk-batuk. Selain itu, juga dapat membahayakan kesehatan hingga mengganggu daya tembus pandang mata warga sekitar.

Baca Juga:  Nyawa Melayang di Perlintasan Kereta Tanpa Palang OKU Timur

Tak hanya itu, ungkap Imam, selain polusi udara, warga juga mengeluhkan parahnya kerusakan jalan imbas dari truk pengangkut meterial batu tambang tersebut.

Padahal, diketahui jalan Kabupaten tersebut adalah jalan yang hanya mampu dilintasi mobil truk dengan bermuatan maksimal 8 ton.

“Sepengetahuan kami, jalan kabupaten yang melintasi Desa Tumi jaya hingga Desa Jayapura [lengot] ini diperbaiki Pemkab tahun 2017 yang lalu. Ya, lebih kurang 5 tahun lalu, saat ini lihat sendiri, jalan sudah rusak kembali,” keluhnya dengan nada kesal. 

Baca Juga:  Fenus Antonius Jemput Aspirasi Warga, Langsung Kunjungi Petani Pengidap Tumor di OKU Timur

Ia juga berharap, Pemerintah Kabupaten OKU Timur dan aparat Kepolisian agar lebih bertindak tegas dan jangan tutup mata dalam menyikapi hal ini.

“Kami harap, Pemkab OKU Timur dan aparat Kepolisian jangan tutup mata terkait truk pengangkut material batu tambang yang telah menyebarkan polusi udara dan membuat kerusakan parah pada jalan desa kami ini,” tegasnya seraya meminta ketegasan. 

Laporan Rizal Arisandi

Berita Terkait

Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81
Langkah Tegap Dina Nazwa Akila, Pembawa Baki Paskibraka OKU Timur di HUT RI ke-81
PAN Targetkan Bentuk 11 Ribu Relawan di OKU Timur
Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien
Fenus Antonius Jemput Aspirasi Warga, Langsung Kunjungi Petani Pengidap Tumor di OKU Timur
Fenus Serap Aspirasi Warga Pemetung Basuki, Perbaikan Gorong Gorong Jadi Usulan Prioritas ‎
Kapolres OKU Timur Tak Berikan Toleransi bagi Pelaku Karhutla
Kapolres OKU Timur: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Perkuat Pelayanan dan Keamanan

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Langkah Tegap Dina Nazwa Akila, Pembawa Baki Paskibraka OKU Timur di HUT RI ke-81

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:22 WIB

PAN Targetkan Bentuk 11 Ribu Relawan di OKU Timur

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:30 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:09 WIB

Fenus Antonius Jemput Aspirasi Warga, Langsung Kunjungi Petani Pengidap Tumor di OKU Timur

Berita Terbaru