Gubernur Herman Deru Ajak Orang Tua Siapkan Generasi Berani dan Berakhlak Hadapi Perubahan Zaman

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru saat menghadiri Pengajian Akbar Hari Lahir [Harlah] ke-40 Pondok Pesantren Al Istiqomah yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal masyarakat Desa Sumber Harjo di halaman Ponpes Al Istiqomah, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu [OKU] Timur, Senin 11 Mei 2026, siang.

Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru saat menghadiri Pengajian Akbar Hari Lahir [Harlah] ke-40 Pondok Pesantren Al Istiqomah yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal masyarakat Desa Sumber Harjo di halaman Ponpes Al Istiqomah, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu [OKU] Timur, Senin 11 Mei 2026, siang.

WIDEAZONE.com, OKU TIMUR | Gubernur Sumatera Selatan [Sumsel] Dr H Herman Deru mengajak para orang tua untuk mempersiapkan generasi muda yang berani, tangguh, dan berakhlak dalam menghadapi perubahan zaman yang berlangsung sangat cepat.

Hal tersebut disampaikan Herman Deru saat menghadiri Pengajian Akbar Hari Lahir [Harlah] ke-40 Pondok Pesantren Al Istiqomah yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal masyarakat Desa Sumber Harjo di halaman Ponpes Al Istiqomah, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu [OKU] Timur, Senin 11 Mei 2026, siang.

Dalam sambutannya, Herman Deru menilai perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat, termasuk dalam pola komunikasi sehari-hari.

“Silaturahmi jangan sampai hilang. Dulu saat saya menjadi bupati, yang memegang handphone hanya camat. Sekarang semua orang mencari sinyal. Perubahan dunia begitu cepat dan tidak pernah terbayangkan sebelumnya,” ujar Herman Deru.

Baca Juga:  Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Ia mencontohkan kemudahan komunikasi saat ibadah haji melalui video call hingga pengalaman Lebaran virtual yang pernah dijalani masyarakat pada masa pandemi Covid-19.

Meski demikian, Herman Deru menegaskan bahwa kemajuan teknologi tidak boleh menghilangkan kepedulian sosial dan kebersamaan antarmanusia.

“Kita tidak bisa menghindari silaturahmi. Kemajuan teknologi jangan sampai membuat kita menjadi manusia yang masa bodoh. Kita harus menjadi manusia yang peduli dan menjaga pendidikan anak-anak,” katanya.

Menurut Herman Deru, tantangan terbesar saat ini adalah membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan keberanian menghadapi perubahan.

“Anak pintar dan anak cerdas sudah banyak, anak yang berakhlak juga banyak. Tapi belum tentu mereka memiliki keberanian. Ibu-ibu di sini harus membina anak-anak agar berani tampil dan siap menghadapi perubahan,” tambahnya.

Baca Juga:  Perdana di RI, Herman Deru Resmikan Tata Kelola Sumur Minyak Muba

Ia juga mengingatkan pentingnya keikhlasan dan ketangguhan dalam menjalani kehidupan.

“Kunci menghadapi perubahan adalah ikhlas. Jadilah manusia yang tangguh, dan salah satu cara menjadi tangguh adalah dengan terus menjaga silaturahmi,” ungkapnya.

Sementara itu, penceramah Ustadz K.H. Anwar Zahid dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa pangkat, jabatan, dan kedudukan hanyalah titipan Allah SWT sehingga tidak layak untuk disombongkan.

“Semua akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mau turun langsung ke masyarakat dan kebijakannya benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujarnya.

Usai kegiatan pengajian akbar, Gubernur Herman Deru juga meninjau pembangunan Masjid Jami Darul Falah di Desa Sumber Harjo, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur.

Berita Terkait

Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎
Aksi Pengoplosan LPG di OKU Timur Terbongkar, Tersangka Terancam 6 Tahun Kurungan
Sidang Isbat Massal Polres OKU Timur Diikuti 80 Pasangan
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
Kejari OKU Timur Geledah Kantor KPU, 243 Barang Disita
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:23 WIB

Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:56 WIB

Aksi Pengoplosan LPG di OKU Timur Terbongkar, Tersangka Terancam 6 Tahun Kurungan

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:02 WIB

Sidang Isbat Massal Polres OKU Timur Diikuti 80 Pasangan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Senin, 8 Juni 2026 - 20:19 WIB

Kejari OKU Timur Geledah Kantor KPU, 243 Barang Disita

Berita Terbaru

Bayumie Syukri AP MSi, Praktis Pendidikan dan Ketua Komunitas

Headlines

Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎

Jumat, 19 Jun 2026 - 22:22 WIB