Agar Dapat Bersaing Didunia Kerja, Alumni UIN Raden Fatah Harus Miliki Tiga Kompetensi

- Jurnalis

Minggu, 6 Januari 2019 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM – PALEMBANG, Agar bisa bersaing di dunia kerja era Industri 4.0 alumni UIN Raden Fatah harus memiliki tiga kompetensi. Pasalnya dampak dari era ini akan sangat luas dalam mempengaruhi segala aspek kehidupan manusia dan menentukan perkembangan ekonomi ke depan secara global.Hal tersebut di ungkap oleh Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Muhammad Sirozi dalam wisuda ke 68 UIN Raden Fatah Palembang ini, diikuti sebanyak 638 peserat dari 9 fakultas dan Program Pasca Sarjana (PPs) yang ada baik jenjang Diploma 3 (D3), Strata Satu (S1), Magister (S2) dan Doktor (S3), Sabtu (30/12/18)

Sirozi mengungkapkan, dalam memasuki di dunia kerja era industri 4.0. langkah pertama yang telah dilakukan pihaknya dalam meningkatkan kompetensi alumni agar memiliki ilmu dan skill yang baik. Salah satunya UIN terus menata kurikulum supaya lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan prodinya.

Baca Juga:  Gubernur Herman Deru Ingatkan Bahaya Karhutla dan Perubahan Iklim di Festival Kehutanan UIN Raden Fatah

“Memiliki keahlian yang memadai sesuai kelimuan sangat diperlukan. Kita terus berupaya menata kurikulum yang diberikan kepada mahasiswa dalam proses pembelajaran di kelas,” ungkapnya disela kegiatan wisuda ke 68 UIN Raden Fatah Palembang di gedung akademik center.

Selanjutnya, ungkap Sirozi, orang yang mampu bersaing adalah orang yang memiliki integritas tinggi. Soft skill diberikan kepada mahasiswa dalam bentuk kegiatan labor keagamaan dan berbagai kegiatan di masjid kampus termasuk kegiatan tahfidz.

“Tahun ini kita telah mewisuda sebanyak 150 orang. Ada yang 10 juz, 15 juz dan ada yang hafal 30 juz. Kedepannya kita berharap semakian banyak mahasiswa yang hafidz,” ungkapnya.

Selain itu, alumni harus memiliki spiritual yang baik dan iman yang kuat sehingga bisa sukses dalam bersaing dengan lulusan dari berbagai kampus lainnya. Tiga kompetensi tersebut, diyakini dimiliki alumni UIN sebagai bekal bersaing di dunia kerja di era industri 4.0.

Baca Juga:  Khotmul Quran Ummi, Herman Deru Ajak Orang Tua Bangga Lahirkan Hafiz Quran

Menghadapi tantangan tersebut, pengajaran di perguruan tinggi dituntut untuk terus berubah. Termasuk dalam menghasilkan dosen berkualitas yang resultantenya adalah melahirkan alumni yang berkualitas.

Di era Revolusi Industri 4.0 ini  banyak lapangan pekerjaan yang bisa diciptakan oleh para sarjana baru. Kendati demikian  tantangan bagi lulusan perguruan tinggi di era ini juga semakin meningkat.

“Para sarjana baru ini  tidak hanya dituntut untuk mampu bekerja di perusahaan dan instansi lainnya. Tetapi mereka harus memiliki jiwa kewirausahaan untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru yang muncul seiring hadirnya  Revolusi Industri 4.0,” pungkasnya (hasan basri)

Berita Terkait

Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎
Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎
ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat
AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Eks Ketua Forum Guru Honorer Sebut Pernyataan Riza Pahlevi Hanya Slogan
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:23 WIB

Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:43 WIB

Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:29 WIB

ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:55 WIB

AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Berita Terbaru

Bayumie Syukri AP MSi, Praktis Pendidikan dan Ketua Komunitas

Headlines

Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎

Jumat, 19 Jun 2026 - 22:22 WIB