Wagub Sumsel Cik Ujang Dorong Transformasi Pembelajaran dan Penguatan Karakter pada Hardiknas 2026

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub Sumsel H Cik Ujang usai bertindak sebagai pembina upacara Hardiknas, berpose bersama para peserta didik di halaman Kantor Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Senin 4 Mei 2026.

Wagub Sumsel H Cik Ujang usai bertindak sebagai pembina upacara Hardiknas, berpose bersama para peserta didik di halaman Kantor Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Senin 4 Mei 2026.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Wakil Gubernur Sumatera Selatan [Wagub Sumsel] H Cik Ujang mendorong transformasi pembelajaran serta penguatan karakter peserta didik dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional [Hardiknas] Tahun 2026.

Hal tersebut disampaikannya saat bertindak sebagai pembina upacara Hardiknas di halaman Kantor Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Senin 4 Mei 2026.

Dalam amanatnya, Cik Ujang menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan merupakan kunci utama kemajuan daerah. Ia menyebut, pendidikan yang berkualitas tidak hanya mencerdaskan secara intelektual, tetapi juga mampu mengangkat harkat dan martabat daerah di masa depan.

Pada kesempatan itu, Cik Ujang membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah [Mendikdasmen] Abdul Mu’ti. Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa pendidikan merupakan proses mencerdaskan kehidupan bangsa, membangun watak, serta membentuk peradaban.

“Pendidikan adalah proses menumbuhkembangkan potensi manusia sehingga menjadi insan yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, cerdas, terampil, mandiri, sehat jasmani dan rohani, jujur, bertanggung jawab, demokratis, serta memiliki kepribadian utama,” ujar Cik Ujang.

Baca Juga:  RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Sebagai bagian dari upaya mewujudkan tujuan tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah [Kemendikdasmen] mendorong penerapan pendekatan Pembelajaran Mendalam [deep learning] sebagai program prioritas. Pendekatan ini menempatkan proses belajar sebagai pengalaman bermakna yang berpusat pada pengembangan potensi murid secara menyeluruh.

“Jika hendak memajukan bangsa, perbaiki pendidikan. Jika hendak memperbaiki pendidikan, perbaikilah mulai dari dalam kelas. Pembelajaran mendalam merupakan ikhtiar untuk mencapai cita ideal pendidikan nasional,” tambahnya.

Untuk mendukung implementasi tersebut, Kemendikdasmen menetapkan sejumlah kebijakan strategis, di antaranya program revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto.

Disebutkan, pada 2025 program revitalisasi telah menjangkau 16.167 satuan pendidikan. Sementara itu, digitalisasi pembelajaran melalui penyediaan Interactive Flat Panel (IFP) telah dimanfaatkan di lebih dari 288 ribu satuan pendidikan.

Selain itu, Kemendikdasmen juga terus mendorong pemenuhan kualifikasi, peningkatan kompetensi, serta kesejahteraan guru sebagai kunci utama terciptanya pembelajaran berkualitas.

Baca Juga:  Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Penguatan karakter peserta didik turut menjadi perhatian melalui penciptaan lingkungan dan budaya sekolah yang aman dan nyaman, sesuai arahan Presiden melalui budaya ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), sehingga sekolah dapat menjadi rumah kedua bagi para murid.

Di sisi lain, peningkatan kualitas pembelajaran diperkuat melalui penguatan literasi, numerasi, serta pengembangan STEM [Science, Technology, Engineering, and Mathematics] dan Tes Kemampuan Akademik [TKA].

Upaya tersebut juga diiringi dengan perluasan akses layanan pendidikan yang lebih mudah, terjangkau, dan fleksibel melalui berbagai skema, seperti sekolah satu atap, pendidikan jarak jauh, komunitas belajar, dan sekolah terbuka.

Upacara Hardiknas ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Sumsel Dr H Edward Candra, para kepala organisasi perangkat daerah [OPD], kepala sekolah, serta siswa SD, SMP, dan SMA, juga ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Di akhir kegiatan, panitia menyerahkan trofi kepada para pemenang lomba dalam rangka Hardiknas 2026 yang terdiri dari siswa dan guru.

Berita Terkait

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
CKN Dorong Instruktur Kuasai AI Lewat Training dan Sertifikasi BNSP
SR di Empat Lawang Krisis Air Sedangkan Anggaran Sekolah Rakyat Puluhan Triliun
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:51 WIB

CKN Dorong Instruktur Kuasai AI Lewat Training dan Sertifikasi BNSP

Minggu, 27 September 2026 - 13:21 WIB

SR di Empat Lawang Krisis Air Sedangkan Anggaran Sekolah Rakyat Puluhan Triliun

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Berita Terbaru