Bukan Kaleng-kaleng!! Bukde Neni Nahkodai SPBU, Himpun Suara Emak-emak di Banyuasin

- Jurnalis

Jumat, 24 Mei 2024 - 07:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukde Neni bersama emak-emak SPBU dalam dukungan untuk Pakde Slamet Somosentono sebagai Bacabup Banyuasin, di Posko Pemenangan Rakyat KM 16 Sukajadi, Banyuasin.

Bukde Neni bersama emak-emak SPBU dalam dukungan untuk Pakde Slamet Somosentono sebagai Bacabup Banyuasin, di Posko Pemenangan Rakyat KM 16 Sukajadi, Banyuasin.

WIDEAZONE.com, BANYUASIN | Dukungan sang Istri Neni Tri Haryani bagi suaminya Slamet Somosentono maju di Pilkada Banyuasin 27 November mendatang bukan kaleng-kaleng. Terlebih Neni menghimpun dukungan kaum perempuan [emak-emak] dengan menahkodai SPBU [Suara Perempuan Banyuasin Bersatu].

Neni Tri Haryani mengatakan, pembentukan relawan perempuan ini adalah sebagai keseriusan mendukung Pakde Slamet maju dalam kontestasi pesta demokrasi Pilkada Banyuasin mendatang. Pergerakan relawan ini akan bergerak secara mandiri.

“Dibentuknya relawan SPBU sebagai organisasi untuk menghimpun dukungan kaum perempuan kepada Pakde Slamet. Ini merupakan bentuk dukungan kongkrit dari seorang Istri kepada suami agar tidak ada keraguan dalam menentukan langkah politik,” ungkapnya.

“Alhmadulillah lahirnya relawan perempuan ini mendapat respon positif dari kelompok ibu-ibu. Banyak emak-emak menyatakan diri siap menjadi bagian dari pergerakan ini,” kata Bukde Neni, Kamis 23 Mei 2024.

Baca Juga:  Gerak Jalan di Jalur Truk, Keselamatan Anak Dipertaruhkan: Lomba Meriah, Orang Tua Cemas

Nama Relawan Perempuan Banyuasin Bersatu, jelas Bukde Neni, kita ambil untuk mengajak kaum perempuan Bumi Sedulang Setudung menjadi bagian dari sejarah kemajuan Kabupaten Banyuasin ke depan.

“Relawan SPBU for Pakde akan bergerak secara mandiri terjun ke masyarakat menyampaikan kabar baik, kabar perubahan, kabar Banyuasin Maju, It’s Time Pakde memimpin Kabupaten Banyuasin dimasa depan,” pungkas Kader Gerindra ini.

Sementara itu, Ilyani warga Talang Kelapa mengatakan, minat bergabung dalam relawan perempuan yang di inisiasi bu de Neni adalah sebuah kesadaran untuk sebuah perubahan Banyuasin menjadi lebih baik kedepannya di Pimpin tokoh yang sederhana namun dapat bekerja secara kongkrit.

“Saya bergabung dengan Relawan Perempua ini karena melihat ketokohan Pakde Slemat sebagai Orang Tua yang mampu mengayomi masyarakat. Pakde itu sederhana, mau mendengar masukan dan bekerja kongkrit,” ujarnya.

Baca Juga:  PALEMBANG DARURAT ASAP: 297 Titik Karhutla--ISPA Tembus 115 Ribu Kasus, Tertinggi dalam 4 Tahun ‎

Ditambah lagi figur Bukde Neni yang menurut saya mampu mengimbangi ketokohan Pak De dalam bermasyarakat. “Saya melihat Pakde insyaallah kedepan mendapat tempat yang tepat dihati masyarakat Kabupaten Banyuasin,” tambah dia.

Dalam relawan ini kita semua seperti keluarga, saling menghormati dan salaing menghargai satu sama lain, begitu banyak masukan untuk kemajuan yang kita diskusikan semua mengarah untuk bagaimana agar ke depannya nanti Pakde Slamet dapat dipercayakan masyarakat memimpin kabupaten Banyuasin.

Relawan Suara Perempuan Banyuasin Bersatu sendiri terdiri dari beragam latar belakang perempuan, mulai dari pencinta olah raga, pelaku umkm, pembisnis, traveling, organisasi kewanitaan dan sebagainya. [AbV]

Berita Terkait

APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?
Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September
ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam
1 Kilo Sabu di Bawah Kursi, Perjalanan Innova Mewah Kandas di Palembang
Pemburu Pajak Kakap Palembang! Jejak Jamiah: Jaksa yang Tak Pernah Minta Jabatan
Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!
Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat
Oknum Ngaku Wartawan Diciduk saat Terima Uang Rp10 Juta dari Perangkat Desa

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WIB

APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?

Rabu, 30 September 2026 - 11:15 WIB

Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September

Selasa, 29 September 2026 - 20:27 WIB

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Selasa, 29 September 2026 - 16:07 WIB

1 Kilo Sabu di Bawah Kursi, Perjalanan Innova Mewah Kandas di Palembang

Selasa, 29 September 2026 - 14:10 WIB

Pemburu Pajak Kakap Palembang! Jejak Jamiah: Jaksa yang Tak Pernah Minta Jabatan

Berita Terbaru

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Headlines

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Selasa, 29 Sep 2026 - 20:27 WIB