WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Dampak kabut asap kebakaran hutan di Sumatera Selatan yang menyelimuti Kota Palembang berimbas pada alur navigasi penerbangan.
Menurunnya potensi jarak pandang hanya 800 meter, General Manajer Air Navigation (AIRNAV) Kota Palembang, Ari Subandrio, mengatakan, ada sekitar 6 maskapai penerbangan yang akan melakukan penerbangan terpaksa harus tertunda (delay) keberangkatannya, disebabkan terganggunya alur navigasi akibat kabut, ujarnya di kantor Airnav, Senin (23/09/2019)
Lanjut Subandrio, “ ada juga dari maskapai penerbangan Air Asia yang harus tertunda dan berputar-putar selama 18 menit di udara, kemudian mendaratkan ke Johor Baru, namun pada sekitar jam 10.33 wib pesawat berhasil mendarat di bandara Sultan Mahmud Badarudin II (SMB),” ungkpnya kepada awak media.
Pada kesempatan tersebut, General Manger Angkasa Pura SMB II, Fahroji menjelaskan, ada beberapa penerbangan pada hari ini terganggu terhadap asap, ini memang berdampak pada jarak pandang pilot pada saat melakukan take off dan landing. Demi menjaga keselamatan penerbangan dan penumpang itu kami menginformasikan kepada para penerbang batasan minimum untuk bisa beroperasi takeoff dan landing kemudian disesuaikan dengan aturan yang ada.

Sambung Oji, jadi karena kondisi asap ini sudah beberapa hari berlangsung, hari ini puncak kabut asap sangat membatasi jarak pandang sehingga kami berkoordinasi dengan pihak terkait dengan permasalahan ini.
Melihat kondisi kabut asap dan jarak pandang menurun, Kepala BMKG Palembang, Tri, mengimbau masyarakat berhati-hati beraktivitas, karena angin bersumber dari tenggara yaitu dari daerah OKI, OKU dan OI sehingga asap terbawa ke pusat kota.
“Seiring potensi menurunnya jarak pandang, senantiasa menggunakan masker dan mengkonsumsi banyak air saat beraktivitas di luar rumah untuk menjaga kesehatan. Mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran baik itu sampah rumah tangga maupun dalam pembukaan lahan pertanian atau perkebunan,” kata Tri Kepala BMKG Palembang.
Laporan : Abror Vandozer








![Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa [DPP PKB] resmi menetapkan susunan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara [KSB] definitif Dewan Pengurus Cabang [DPC] PKB se-Sumatera Selatan untuk periode 2026-2031. Penetapan tersebut diumumkan langsung Ketua DPP PKB Abdul Halim Iskandar melalui rapat virtual pada Kamis 11 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260612-WA0000-225x129.jpg)










