CIC Meminta Kapolda Sumsel untuk Mengusut Tuntas Dugaan Ijazah Palsu

- Jurnalis

Rabu, 21 Agustus 2019 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa CIC Tandangi Mapolda Sumsel untuk mengadukan terkait adanya penggunaan ijazah palsu oleh oknum DPRD Kabupaten Ogan Ilir, Rabu (21/8/2019)

Massa CIC Tandangi Mapolda Sumsel untuk mengadukan terkait adanya penggunaan ijazah palsu oleh oknum DPRD Kabupaten Ogan Ilir, Rabu (21/8/2019)

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Massa Central Investigation Corruption (CIC) melakukan aksi demonstrasi di depan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sumsel. Kedatangan mereka bertujuan untuk mengadukan permasalahan terkait adanya dugaan salah satu oknum anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir (OI) menggunakan ijazah palsu dalam pencalonannya pada periode 2014-2019, Rabu (21/08/2019).

Koordinator Aksi Dedi Irawan dalam orasinya meminta pihak Kapolda untuk segera menyelidiki dan mengawal persoalan dugaan penggunaan ijazah palsu oleh oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Ogan Ilir periode 2014-2019 dengan insial FM.

“Sebagai seorang pemuda bangsa Indonesia, kami berkomitmen mengawal setiap kebijakan untuk meminimalisir atau mengungkap dugaan-dugaan para oknum yang bermain dan mencederai dunia pendidikan,” katanya saat orasi di halaman Mapolda Sumsel.

Baca Juga:  Pelaku Rudapaksa Anak SD di Gandus Diringkus, Polisi: Tak Ada Ruang bagi Predator Anak

Diterangkan Dedi, oknum DPRD OI tersebut diterima di perguruan tinggi Azzahra pada semester ganjil tahun 2009 dengan nomor induk mahasiswa 2009218090 masih tetap terdaftar sebagai mahasiswa aktif, karena sesuai pernyataan pengunduran dirinya sebagai mahasiswa tertera di website Kemenristekdikti forlap.ristekdikti.go.id pada 1 Agustus 2019.

“Ijazah dan gelar akademik yang digunakan oleh salah satu oknum anggota DPRD OI dari Partai Gerindra periode 2014-2019 terindikasi palsu. Kami punya bukti yang menguatkan indikasi tersebut,” ungkap Koordinator Aksi LSM CIC Sumsel, Dedi Irawan.

Diutarakannya, dugaan ijazah palsu yang digunakan oknum dewan OI tersebut berasal dari Universitas Azzahra Jakarta. Kuatnya dugaan ijazah itu palsu karena Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dengan nomor 376/B.2/LL/2016 menyatakan bahwa ijazah tersebut tidak terdaftar.

Baca Juga:  Lady Rara Siap Meriahkan Malam Pengundian Super Grand Prize Tabungan Pesirah

Menanggapi aksi dari CIC tersebut, Perwakilan humas Polda Sumsel, Kompol Abu Dhani mengatakan, akan menyikapi hal tersebut secara profesional dan prosedural. Apakah oknum tersebut memang benar menggunakan ijazah palsu.

“Kami akan sikapi dengan profesional, kemudian pasal 263 KUHP 266 tentang siapa yang melihat dan tahu isi yang tidak benar. Silahkan laporkan, asalkan bisa mendatangkan atau merugikan orang lain. Pihak Polda tentunya akan menyikapi secara profesional, spesifidural dan sesuai perundang-undangan yang berlaku,” terangnya. (Abror Vandozer)

Berita Terkait

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru
Gubernur Herman Deru Sebut Sumsel Zero Konflik, Kader NU Diminta Perkuat Moderasi dan Kerukunan
Polda Sumsel Gebrak “Sumsel Bhayangkara Run 2026” Total Hadiah Capai Rp367 Juta hingga Ratusan Doorprize
Open House Idul Adha 1447 Wagub Cik Ujang Buka Rumah Dinas untuk Semua Kalangan
Gubernur Herman Deru Isi Hari Raya Idul Adha dengan Berbagi Kurban

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:35 WIB

Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:37 WIB

Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:00 WIB

Gubernur Herman Deru Sebut Sumsel Zero Konflik, Kader NU Diminta Perkuat Moderasi dan Kerukunan

Berita Terbaru