RI Sebut WNI Masih Aman usai China Tembak Rudal Dekat Taiwan

- Jurnalis

Sabtu, 6 Agustus 2022 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi mengevakuasi warga menyusul luncuran rudal Dongfeng China ke Selat Taiwan

Polisi mengevakuasi warga menyusul luncuran rudal Dongfeng China ke Selat Taiwan

WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Kamar Dagang Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taiwan mengaku belum perlu melakukan evakuasi warga negara Indonesia (WNI) menyusul luncuran rudal Dongfeng China ke Selat Taiwan, Kamis (4/8).

KDEI merupakan kantor perwakilan Indonesia di Taiwan lantaran Jakarta tak memiliki hubungan diplomatik dengan Taipei imbas relasi RI-China yang menjunjung kebijakan Satu China.

“Pada dasarnya KDEI telah mempunyai skema evakuasi yang terukur untuk repatriasi WNI yg ada di Taiwan bila terjadi kegawatan, menurut tingakat prioritas baik skema rute udara maupun laut,” ujar Kepala Bidang Pariwisata dan Perhubungan KDEI Taiwan, Ichwan Joesoef.

“Namun pantauan kami keadaan di Taiwan saat ini masih normal sediakala di semua sektor dan tidak ada indikasi gesekan yg berarti untuk melakukan tindakan preventif,” tambah dia

Baca Juga:  AP-BKB Keluarkan Maklumat, Bangunan 7 Lantai Ancam Warisan Sejarah Palembang

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Indonesia (Kemlu) menyatakan telah menyiapkan langkah antisipasi bagi para WNI di Taiwan. Mereka berharap konflik China-Taiwan tak meningkat. Kemlu RI mencatat saat ini ada sekitar 300 ribu WNI yang berada dan bekerja di Taiwan.

“Semoga tidak terjadi eskalasi dan bahkan konflik bersenjata. Namun demikian Kantor Dagang RI di Taiwan sudah mempunyai SOP langkah-langkah kontijensi” kata juru bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah.

Senada, Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu, Judha Nugraha, mengungkapkan KDEI telah memilki rencana kontijensi untuk antisipasi situasi darurat.

“Saat ini tercatat sekitar 300 ribu WNI yang berada dan bekerja di Taiwan. Bahwa saat ini WNI kita tetap aman, dan tentunya kita berharap tak ada eskalasi lebih lanjut,” kata Judha.

Baca Juga:  Dari Beban Jadi Energi: PSEL Keramasan Siap Revolusi Pengelolaan Sampah Palembang

Baru-baru ini, militer China meluncurkan sejumlah proyektil jarak jauh, termasuk 11 rudal balistik Dongfeng, ke perairan dekat pantai utara, selatan, timur Taiwan, demikian menurut Kementerian Pertahanan Taiwan.

Penembakan rudal dan proyektil ini bagian dari latihan militer besar-besaran China sebagai bentuk tanggapan keras atas lawatan Ketua Dewan Perwakilan (DPR) Amerika Serikat, Nancy Pelosi, ke Taiwan pada Rabu pekan ini.

Beijing menggelar latihan di enam area di Selat Taiwan mulai Kamis ini hingga Minggu. Latihan itu berada di enam titik. Jika dilihat dari peta, area tersebut bak mengepung Taiwan.

China menilai tur Pelosi tersebut membahayakan kedaulatannya dan merusak hubungan diplomatik AS-China. (JFA)

Berita Terkait

Sidang Penggelapan Berlanjut, Kuasa Hukum Eddy Rianto: Murni Utang Piutang, Bukti Transfer “Cicilan” Diabaikan
Pemuda Masjid Dunia Diminta Jadi Perekat Generasi Muda, Gibran Dukung MTQ Internasional
Hasil Identifikasi Inafis: Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Pejabat Kemenkumham Sumsel
AP-BKB Keluarkan Maklumat, Bangunan 7 Lantai Ancam Warisan Sejarah Palembang
Dualisme PB-PGRI Membara, Nasib PGRI di 17 Kabupaten/Kota Sumsel Disorot: Zulinto Angkat Suara
Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
Zulinto Mengutuk Keras Aksi Biadab Pelaku Rudapaksa Anak SD di Gandus, Desak Polisi Segera Tangkap!
19 Pejabat Pemkot Palembang Dilantik, Kadis Pariwisata Definitif–Kadishub Beralih “Kursi Kosong”

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:28 WIB

Sidang Penggelapan Berlanjut, Kuasa Hukum Eddy Rianto: Murni Utang Piutang, Bukti Transfer “Cicilan” Diabaikan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:25 WIB

Pemuda Masjid Dunia Diminta Jadi Perekat Generasi Muda, Gibran Dukung MTQ Internasional

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:28 WIB

Hasil Identifikasi Inafis: Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Pejabat Kemenkumham Sumsel

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:02 WIB

AP-BKB Keluarkan Maklumat, Bangunan 7 Lantai Ancam Warisan Sejarah Palembang

Senin, 11 Mei 2026 - 20:31 WIB

Dualisme PB-PGRI Membara, Nasib PGRI di 17 Kabupaten/Kota Sumsel Disorot: Zulinto Angkat Suara

Berita Terbaru