Hindari Penyebaran Corona, Peserta LKS SMK Wajib Antigen

- Jurnalis

Selasa, 8 Juni 2021 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala SMKN 6 Palembang Zulfikri

Kepala SMKN 6 Palembang Zulfikri

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Untuk menghindari penyebaran virus COVID-19 ditengah Pandemi,
Kompetisi multi event Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK 2021 tingkat Sumsel memberlakukan peserta wajib antigen.

Hal itu disampaikan Kepala SMKN 6 Palembang Zulfikri di ruang kerjanya, Selasa (8/6/2021).

“Pada LKS SMK 2021 Tingkat Provinsi Sumatera Selatan yang diselenggarakan pada tanggal 10-15 Juni 2021, SMK Negeri 6 Palembang merupakan yang merupakan salah satu sekolah kejuruan yang ditunjuk sebagai tuan rumah untuk bidang lomba
memasak, kecantikan dan tata rambut,” ungkapnya.

Baca Juga:  Dualisme PB-PGRI Membara, Nasib PGRI di 17 Kabupaten/Kota Sumsel Disorot: Zulinto Angkat Suara

Dikatakan Zulfikri, kompetisi ini tak hanya diikuti oleh beberapa SMK di Palembang tapi juga bbeberapa SMK yang ada di 17 kabupaten dan kota di Sumsel.

Sesuai dengan ketentuan dan untuk menghindari penyebaran virus corona yang sampai sekarang masih mewabah kata Zulfikri, semua peserta termasuk pembimbing dan juga juri harus antigen.

“Jadi semua harus antigen, termasuk pembimbing. Karena ini langsung, jadi menggunakan protokol kesehatan yang ketat,” ujarnya.

Baca Juga:  10 Catar Akpol Mundur, Polda Sumsel Perketat Tahapan Ujian

Ia menambahkan bahwa sejauh ini persiapan sudah hampir 100 persen baik tempat atau pun teknis penyelengaraan. Selain menjadi tuan rumah, siswa-siswinya juga disiapkan untuk mengikuti lomba tersebut yang saat ini telah menjalani latihan khusus.

“Tahun kemarin kita dapat harapan 2, tahun ini kita berharap juara 1, 2 atau 3. Tentu harapannya juga jadi wakil Sumsel dan juara nasional,” harapnya.(Hasan Basri)

Berita Terkait

Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎
ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat
AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Eks Ketua Forum Guru Honorer Sebut Pernyataan Riza Pahlevi Hanya Slogan
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:43 WIB

Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:29 WIB

ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:55 WIB

AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Berita Terbaru