Oleh Anto Narasoma
TERASA pedih dan sedih. Dalam dua tarakhir, ada dua peristiwa yang membuat hati kita terluka, sehingga perasaan ini menjadi sedih dan pedih.
Kejadian pertama yang memilukan hati itu ialah pembunuhan terhadap imam masjid di kawasan LK II Kekurahan Tanjung Rancing Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
Seorang laki-laki bernama Mahyudin (45), yang juga jemaah masjid tersebut, dengan ganasnya membacok imam dan ketua masjid di LK II Kelurahan Tanjung Rancing Kecamatan Kayuagung OKI, Mumhammad Arief (61) pada Jumat senja (11/9/2020) sekitar pukul 18.10 WIB.
Saat itu, imam Arief sedang mengimami masyarakat LK II Tanjung Rancing saat bermunajat ke pada Allah SWT dalam kekhusukan salat Maghrib.
Secara tiba-tiba Mahyudin datang ke masjid membawa parang telanjang. Ia segera menghampiri Muhammad Arief yang sedang menjadi imam dalam salat itu.
Dengan emosi meluap, Mahyudin mengayunkan parang di tangannya ke kepala korban. Dengan dua kali sabetan ke kepala Arief, imam masjid itu tergelimpang bersimbah darah.
Tersayat hati ini tatkala saudara seiman kita yang tengah berjuang di jalan Allah SWT harus tewas mengenaskan.
Peristiwa kedua adanya serangan secara mendadak terhadap ustadz dan ulama besar kita Syekh Ali Jaber dalam gelaran pengajian di Lampung.
Meski terluka, untunglah jiwa Syekh Ali Jaber selamat dari sergapan maut. Dari dua peristiwa yang berlainan tempat dan pola kasusnya, ini menandakan adanya gejolak emosi manusia yang sulit ditaklukkan.
Sama-sama melakukan penganiayaan dan sama-sama berusaha untuk membunuh. Hanya ketentuan dan takdir Allah yang berbeda, maka yang satu harus meninggal dunia setelah dirawat tiga hati, dan Syekh Ali Jaber hanya terluka.
Dari Al-Amasyi…aku mendengar Abu Hurairah berkata,” Wahai Rasulullah, sesungguhnya si fulan melakukan salat malam dan berpuasa pada siang hari. (Tetapi) ia menyakiti tetangganya dengan lisannya. Maka Nabi bersabda,” Tidak ada kebaikan padanya, ia berada di neraka.” ( HR Al-Hakim IV/16).
Dari hadist tersebut jelas diuraikan persoalan hukum dan tindakan yang sangat tegas. Jangankan melakukan aksi pemukulan atau pembunuhan, mencaci atau memukul dengan kata-kata yang menyakitkan, hukumnya jelas, neraka!
Terpulang ke hukum positif di negeri ini, polisi harus tegas untuk menguak persoalan Syekh Ali Jaber. Jika kasus pembunuhan terhadap Muhammad Arief jelas rasa sakit hati.
Karena Mahyudin tersinggung setelah korban (Arief) menyarankan agar kunci kotak amal masjid itu harus diserahkan ke bendahara.
Yang jadi pertanyaan, apakah penyerahan kunci kotak amal itu disarankan agar diserahkan bendahara terkait adanya dugaan penggelapan uang amal?
Masalah ini harus diselidiki secara dalam oleh polisi. Sebab tak ada asap jika tiada api. Karena hukum sebab akibat itu selalu terjadi secara beriringan.
Meski dua kasus itu berbeda sisi jika disimak dari kacamata hukum, namun konotasinya sama, yakni penganiayaan yang membuat orang bersimbah darah. Bahkan dalam kasus Mahyudin berujung dengan hilangnya nyawa Muhammad Arief.
Inilah barangkali kasus menarik dari dua provinsi yang berbeda, yakni, Sumatera Selatan dan Provinsi Lampung. (*)
*Penulis adalah sastrawan, wartawan senior, dan pelaku seni.




![Forum Keluarga Alumni Universitas PGRI Palembang [FORKA UPGRIP], Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0024-225x129.jpg)
![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-225x129.jpg)




![Forum Keluarga Alumni Universitas PGRI Palembang [FORKA UPGRIP], Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0024-129x85.jpg)
![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-129x85.jpg)




![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)


