Anggaran Kesehatan Terealisasi 90 Persen, Ini Penjelasannya!

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2020 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Dra Lesty Nuraini Apt MKes

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Dra Lesty Nuraini Apt MKes

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG —  Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Dra Lesty Nuraini Apt MKes menyatakan saat ini pihaknya sedang menyusun perencanaan tahap ke II yang akan segera diajukan.

“Anggaran untuk insentif tenaga kesehatan dan juga penunjang telah tersedia untuk beberapa bulan kedepan hingga Desember. Persediaan keperluan APD, BMHP, reagensia untuk pemeriksaan laboratorium, BMHP, Obat-obataan, dan lainnya masih cukup. Jadi sedang dipersiapkan kebutuhan untuk Juli sampai Desember,” ujarnya saat diwawancarai di ruang kerjanya, Jumat (19/6/20).

Lesty menuturkan, anggaran yang tersedia untuk biaya akomodasi konsumsi Rumah Sehat Jakabaring yang disiapkan sebagai tempat karantina/isolasi bagi ODP, OTG dan PDP juga pusat skrining terealisasi kurang lebih 2 Miliar untuk April.

Baca Juga:  Wali Kota Prabumulih H Arlan Serahkan Bantuan Benih Padi, Petani Payu Putat Antusias

“Masih tersedia Rp4,7 Miliar, yang akan digunakan untuk bulan Mei, dan Juni. Pada prinsipnya penganggaran untuk kebutuhan bidang kesehatan dilakukan bertahap, menyesuaikan kebutuhan riil seiring perkembangan COVID-19 di Sumsel,” katanya.

Hal ini mengingat peran provinsi adalah sebagai suporting bagi kabupaten dan kota, dimana kabupaten dan kota juga memiliki BTT sendiri.Selain hal itu, bantuan bantuan dari Pusat, BUMN, Swasta juga cukup banyak dan telah didistribusikan secara proporsional melalui dinkes kabupaten kota maupun RS.

“Kebutuhan anggaran ke depan selain tetap untuk menunjang kegiatan tracing, tes laboratorium maupun skrining dan treatment, diperlukan juga untuk kegiatan promotif preventif, evaluasi dan monitoring,” urainya.

Baca Juga:  Beban Fiskal Pemprov Sumsel Rp1,7 Triliun, Kontribusi PAD PT Suwarnadwipa dan SEG Disorot

“Sesuai SK BTT tahap pertama , anggaran bidang kesehatan Rp 76,3 Miliar, hingga saat ini terealisasi secara fisik lebih dari 90 persen, sedangkan realisai keuangan masih rendah karena masih dalam proses administrasi pembayaran,” tambahnya.

Lesty mengimbau kepada masyarakat, selain penangganan percepatan Covid oleh pemerintah, yang penting kedisiplinan dan ikuti aturan protocol Kesehatan dengan cara memakai masker, mencuci tangan, dan tingkatkan ketahanan tubuh.

“Mari kita bersama sama memutus mata rantai penyebaran COVID-19,” tutupnya.

Laporan Akip

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Polairud Polda Sumsel Evakuasi Mayat Tanpa Identitas di Dermaga PLTU Borang
Gubernur Herman Deru Wajibkan Pemberi Kerja di Sumsel Lapor Loker Melalui SIAPkerja
Warga Betung Heboh, Remaja Asal OKI Akhiri Hidup dengan Kabel Listrik
Perdana di RI, Herman Deru Resmikan Tata Kelola Sumur Minyak Muba
Dibongkar Dibangun Lagi, Empat Pondok di DAS Udang Jakabaring Digaruk Alat Berat
Kejari Lahat Bantah Tudingan Pemerasan Terhadap Eks Anggota DPRD
Hasil Identifikasi Inafis: Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Pejabat Kemenkumham Sumsel
Perang Lawan Banjir Dimulai! Pemkot Palembang Siapkan Reward bagi Perekam Pelanggar

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:18 WIB

Polairud Polda Sumsel Evakuasi Mayat Tanpa Identitas di Dermaga PLTU Borang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:46 WIB

Gubernur Herman Deru Wajibkan Pemberi Kerja di Sumsel Lapor Loker Melalui SIAPkerja

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:03 WIB

Warga Betung Heboh, Remaja Asal OKI Akhiri Hidup dengan Kabel Listrik

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:37 WIB

Perdana di RI, Herman Deru Resmikan Tata Kelola Sumur Minyak Muba

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:26 WIB

Dibongkar Dibangun Lagi, Empat Pondok di DAS Udang Jakabaring Digaruk Alat Berat

Berita Terbaru

Institut Nalar Publik

Opini

Demokrasi di Indonesia : Antara Ada dan Tiada

Jumat, 15 Mei 2026 - 05:46 WIB