1,5 Juta Dosis Vaksin Sinopharm Tiba di Indonesia

- Jurnalis

Sabtu, 31 Juli 2021 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara I (Wamen BUMN I) Pahala Masyuri,

Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara I (Wamen BUMN I) Pahala Masyuri,

Apresiasi Kadin Indonesia
Sementara itu, Wakil Ketua Umum (Waketum) Kadin Indonesia Bidang Hubungan Internasional Shinta Kamdani mengapresiasi komitmen pemerintah dalam memenuhi kebutuhan vaksin bagi masyarakat, terutama para pelaku usaha dan kerja melalui Vaksinasi Gotong Royong.

“Kita saat ini sedang berjuang menghadapi peperangan melawan pandemi. Kami di Kadin berkomitmen untuk membantu pemerintah dan masyarakat untuk menekan penularan virus COVID-19, salah satunya dengan meluncurkan program Kadin Indonesia Perang Melawan Pandemi, dengan program vaksinasi, suplai peralatan dan rumah oksigen, alat kesehatan, sembako, obat-obatan, dan yang lain-lain,” ungkap Shinta.

Baca Juga:  PALEMBANG DARURAT ASAP: 297 Titik Karhutla--ISPA Tembus 115 Ribu Kasus, Tertinggi dalam 4 Tahun ‎

Shinta pun mengajak seluruh komponen bangsa, swasta, BUMN, dan pelaku usaha lainnya untuk bergotong royong dan mengambil peran sesuai fungsinya masing-masing dalam upaya bersama dalam menghadapi pandemi ini.

Baca Juga:  Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk

“Kami juga menegaskan dukungan Kadin terhadap langkah dan kebijakan pemerintah dalam penanganan COVID-19, termasuk PPKM, tidak akan pernah surut meski itu berkonsekuensi dengan banyaknya para pelaku usaha yang tidak dapat beroperasi secara optimal, karena sangat terbatasnya mobilitas, namun itu demi menekan segera laju penularan pandemi,” tegasnya.

Berita Terkait

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong
Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel
Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk
Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu
ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam
Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu

Selasa, 29 September 2026 - 20:27 WIB

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Berita Terbaru