1,5 Juta Dosis Vaksin Sinopharm Tiba di Indonesia

- Jurnalis

Sabtu, 31 Juli 2021 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara I (Wamen BUMN I) Pahala Masyuri,

Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara I (Wamen BUMN I) Pahala Masyuri,

Shinta menilai kecepatan vaksinasi sangat diperlukan untuk kembali meningkatkan mobilitas tersebut. Untuk itu, pihaknya juga telah bekerja sama dengan Kadin daerah dan asosiasi pengusaha di daerah untuk mendirikan sentra-sentra vaksinasi di beberapa provinsi.

“Vaksinasi Gotong Royong adalah upaya peran serta pelaku usaha dalam melindungi para pekerjanya, sehingga kegiatan ekonomi tetap berjalan dan tentunya mengikuti aturan pemerintah,” ujarnya.

Baca Juga:  Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel

Menutup pernyataannya, Shinta menyampaikan bahwa Kadin mengimbau perusahaan-perusahaan yang memiliki kemampuan untuk tidak hanya membiayai vaksin bagi pekerja dan keluarga pekerja saja, tetapi juga dapat memfasilitasi masyarakat di lingkungan tempat bekerja melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Baca Juga:  Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat

“Ini semua adalah ikhtiar kita semua untuk membantu dalam penanganan pandemi ini. Kami yakin dengan perjuangan kita bersama, kita bisa bangkit dan melewati krisis kesehatan menuju pemulihan ekonomi,” pungkas Shinta. (JN)

Berita Terkait

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong
Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel
Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk
Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu
ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam
Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu

Selasa, 29 September 2026 - 20:27 WIB

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Berita Terbaru