Ziarah Kesultanan dan Auliya’ Palembang Darussalam: Layak Masuk Agenda Pariwisata di Sumsel ?

- Jurnalis

Senin, 11 Maret 2024 - 06:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ziarah Kesultanan dan Auliya' Palembang Darussalam (Palembang Lamo) di gelar , Sabtu (9/3). Acara dengan menggelar pawai ta’aruf dari Masjid Sultan Agung 1 Ilir Palembang menuju makam Ki Gede ing Suro, pemakaman Sabokingking, ke pemakaman Kawah Tengkurep dan Pemakaman Auliya Palembang Lamo.

Ziarah Kesultanan dan Auliya' Palembang Darussalam (Palembang Lamo) di gelar , Sabtu (9/3). Acara dengan menggelar pawai ta’aruf dari Masjid Sultan Agung 1 Ilir Palembang menuju makam Ki Gede ing Suro, pemakaman Sabokingking, ke pemakaman Kawah Tengkurep dan Pemakaman Auliya Palembang Lamo.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Ziarah Kesultanan dan Auliya’ Palembang Darussalam [Palembang Lamo] digelar pada Sabtu 9 Maret 2024. Gelaran pawai Ta’aruf dari Masjid Sultan Agung 1 Ilir Palembang menuju makam Ki Gede ing Suro, pemakaman Sabokingking, ke pemakaman Kawah Tengkurep dan Pemakaman Auliya Palembang Lamo.

Acara juga di warnai dengan pembacaan Surat Yasin, Tahlil, dan Doa.
Hadir Sultan Palembang Darussalam, Sultan Mahmud Badaruddin [SMB] IV Jaya Wikrama RM Fauwaz Diradja SH MKn, Ustadz KH Ahmad Fauzi Zawawi Idzhom bin Kyai Haji Abdullah Zawawi Idzhom, Asisten II Pemprov. Sumsel Ir Basyaruddin Akhmad MSc, Raden Daden Ramdani dari Jakarta, forkompinda setempat dan ribuan warga masyarakat kota Palembang.

Sultan Palembang Darussalam, Sultan SMB IV Jaya Wikrama RM Fauwaz Diradja menilai kegiatan ini sangat bagus di mana banyak masyarakat yang dengan melakukan ziarah ini mendapatkan edukasi sejarah bahwa Palembang itu bukan hanya Kesultanan Palembang tapi ada juga Kerajaan Palembang.

Baca Juga:  Bidar Kembali Berpacu di Sungai Musi, 7 Ulu Jadi Pusat Festival HUT RI

“Mereka tahunya Sabo Kingking, Ki Gede Ingsuro, mereka kira itu bukan pemakaman muslim, mereka pikir itu makam zaman Hindu Budha, padahal itu sudah muslim dan itu berasal dari Kerajaan Palembang,” ujarnya.

Jadi masyarakat harus mendapatkan edukasi dari kegiatan ini. Mudah-mudahan tahun depan lebih besar lagi dan lebih meriah lagi.

Kegiatan ini, menurutnya sudah berjalan ke 4 tahun dan kegiatan ini menurutnya harus menjadi agenda pariwisata bukan hanya agenda masyarakat sekitar tapi masuk agenda provinsi dan kota dan bisa masuk dalam charming even sehingga kegiatan ini bisa lebih besar dan lebih meriah. “Kalau ziarah kubro banyak sekali habaib-habaib, kalau ziarah aulia dan Kesultanan ini bahwa kita berasal dari Kerajaan dan Kesultanan Palembang Darussalam yang harus dibesarkan secara bersama-sama,” katanya.

Ketua Majelis Taklim Masjid Sultan Agung Ustadz KH Ahmad Fauzi Zawawi Idzhom bin Kyai Haji Abdullah Zawawi Idzhom mengatakan, terdapat empat lokasi ziarah yaitu Makam Ki Gede Ing Suro, Makam Sabokingking, Kawah Tekurep, dan Pemakaman Auliya Palembang Lamo.

Baca Juga:  Bidar Kembali Berpacu di Sungai Musi, 7 Ulu Jadi Pusat Festival HUT RI

“Alhamdulillah, kita setiap menyambut bulan Ramadan dengan mengadakan Ziarah Kesultanan dan Auliya Palembang Lamo. Ada empat lokasi di mana akan diharapkan menjadi wisata religi. Di dekat sini ada makam Auliya Palembang Lamo, ke Makam Gede Ing Suro, Makam Sabokingking, dan Kawah Tekurep,” sebutnya.

Asisten II Pemprov Sumsel Ir Basyaruddin Akhmad MSc menilai kegiatan ziarah merupakan hal yang berpotensi untuk wisata religi di Palembang. “Ini menjadi suatu hal yang berpotensi untuk dikembangkan, seperti wisata religi di Jawa, di Walisongo. Dan, di sini sangat potensi,” ungkapnya.

Wisata religi sendiri diharapkan akan berkembang, sehingga dapat menarik wisatawan dari luar Kota Palembang.

“Di sini sudah dilakukan wisata religi, tinggal penataannya, bagaimana kawasannya, nanti itu ditata ulang sehingga dapat menarik wisatawan yang hadir dari luar Kota Palembang,” katanya. [AbV/red]

Berita Terkait

Bidar Kembali Berpacu di Sungai Musi, 7 Ulu Jadi Pusat Festival HUT RI
Gubernur Herman Deru Dukung Palembang Tourism Forum 2026
Palembang Siap Jadi Magnet Event Nasional, Aprizal Hasyim: Kejuaraan Marching Band Dongkrak PAD
Sumsel Tuan Rumah Konferensi Anxi Sedunia, Gubernur Herman Deru Harap Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata
Ampera Tourism Run 2026: dari Jantung Palembang untuk Indonesia
135 Calender of Charming 2026 Resmi Diluncurkan
Gubernur Herman Deru Harap BSI Dukung Sriwijaya Ranau Gran Fondo
Wagub Cik Ujang Dorong ASN Sukseskan Sriwijaya Ranau Gran Fondo

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Bidar Kembali Berpacu di Sungai Musi, 7 Ulu Jadi Pusat Festival HUT RI

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:57 WIB

Gubernur Herman Deru Dukung Palembang Tourism Forum 2026

Rabu, 4 Maret 2026 - 18:45 WIB

Palembang Siap Jadi Magnet Event Nasional, Aprizal Hasyim: Kejuaraan Marching Band Dongkrak PAD

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:23 WIB

Sumsel Tuan Rumah Konferensi Anxi Sedunia, Gubernur Herman Deru Harap Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata

Senin, 16 Februari 2026 - 20:25 WIB

Ampera Tourism Run 2026: dari Jantung Palembang untuk Indonesia

Berita Terbaru