WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Ziarah Kesultanan dan Auliya’ Palembang Darussalam [Palembang Lamo] digelar pada Sabtu 9 Maret 2024. Gelaran pawai Ta’aruf dari Masjid Sultan Agung 1 Ilir Palembang menuju makam Ki Gede ing Suro, pemakaman Sabokingking, ke pemakaman Kawah Tengkurep dan Pemakaman Auliya Palembang Lamo.
Acara juga di warnai dengan pembacaan Surat Yasin, Tahlil, dan Doa.
Hadir Sultan Palembang Darussalam, Sultan Mahmud Badaruddin [SMB] IV Jaya Wikrama RM Fauwaz Diradja SH MKn, Ustadz KH Ahmad Fauzi Zawawi Idzhom bin Kyai Haji Abdullah Zawawi Idzhom, Asisten II Pemprov. Sumsel Ir Basyaruddin Akhmad MSc, Raden Daden Ramdani dari Jakarta, forkompinda setempat dan ribuan warga masyarakat kota Palembang.
Sultan Palembang Darussalam, Sultan SMB IV Jaya Wikrama RM Fauwaz Diradja menilai kegiatan ini sangat bagus di mana banyak masyarakat yang dengan melakukan ziarah ini mendapatkan edukasi sejarah bahwa Palembang itu bukan hanya Kesultanan Palembang tapi ada juga Kerajaan Palembang.
“Mereka tahunya Sabo Kingking, Ki Gede Ingsuro, mereka kira itu bukan pemakaman muslim, mereka pikir itu makam zaman Hindu Budha, padahal itu sudah muslim dan itu berasal dari Kerajaan Palembang,” ujarnya.
Jadi masyarakat harus mendapatkan edukasi dari kegiatan ini. Mudah-mudahan tahun depan lebih besar lagi dan lebih meriah lagi.
Kegiatan ini, menurutnya sudah berjalan ke 4 tahun dan kegiatan ini menurutnya harus menjadi agenda pariwisata bukan hanya agenda masyarakat sekitar tapi masuk agenda provinsi dan kota dan bisa masuk dalam charming even sehingga kegiatan ini bisa lebih besar dan lebih meriah. “Kalau ziarah kubro banyak sekali habaib-habaib, kalau ziarah aulia dan Kesultanan ini bahwa kita berasal dari Kerajaan dan Kesultanan Palembang Darussalam yang harus dibesarkan secara bersama-sama,” katanya.
Ketua Majelis Taklim Masjid Sultan Agung Ustadz KH Ahmad Fauzi Zawawi Idzhom bin Kyai Haji Abdullah Zawawi Idzhom mengatakan, terdapat empat lokasi ziarah yaitu Makam Ki Gede Ing Suro, Makam Sabokingking, Kawah Tekurep, dan Pemakaman Auliya Palembang Lamo.
“Alhamdulillah, kita setiap menyambut bulan Ramadan dengan mengadakan Ziarah Kesultanan dan Auliya Palembang Lamo. Ada empat lokasi di mana akan diharapkan menjadi wisata religi. Di dekat sini ada makam Auliya Palembang Lamo, ke Makam Gede Ing Suro, Makam Sabokingking, dan Kawah Tekurep,” sebutnya.
Asisten II Pemprov Sumsel Ir Basyaruddin Akhmad MSc menilai kegiatan ziarah merupakan hal yang berpotensi untuk wisata religi di Palembang. “Ini menjadi suatu hal yang berpotensi untuk dikembangkan, seperti wisata religi di Jawa, di Walisongo. Dan, di sini sangat potensi,” ungkapnya.
Wisata religi sendiri diharapkan akan berkembang, sehingga dapat menarik wisatawan dari luar Kota Palembang.
“Di sini sudah dilakukan wisata religi, tinggal penataannya, bagaimana kawasannya, nanti itu ditata ulang sehingga dapat menarik wisatawan yang hadir dari luar Kota Palembang,” katanya. [AbV/red]



![Festival Perahu Bidar Tradisional [gambar Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260817-WA0010-225x129.jpg)




![Komandan Satgas [Dansatgas] TMMD ke-129 Kodim 0418 Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto SSos](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0025-225x129.jpg)
![Festival Perahu Bidar Tradisional [gambar Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260817-WA0010-129x85.jpg)








![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)
