Wagub Mawardi : Srabut dan Batang Kelapa Jangan Sampai Mubazir

- Jurnalis

Jumat, 12 April 2019 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya secara resmi membuka pelatihan pemanfaatan dan pengelolaan Sabut Kelapa bagi masyarakat Desa Teluk Payo Kecamatan Banyuasin II Kabupaten Banyuasin di Asrama Haji Gedung Mekkah Palembang, Kamis (11/4/2019).

Dia menilai Srabut Kelapa ini merupakan Sumber Daya Alam (SDA) sebagian kecil yang ada di Sumsel. Karena masih banyak lagi SDA yang di Sumsel dapat dimanfaatkan menjadi nilai ekonomi dalam membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat Sumsel.

Dia berharap tidak hanya sabuk kelapa saja yang dimanfaatkan oleh masyarakat Banyuasin II, akan tetapi kelapa-kelapa yang tidak lagi produktif bahkan batang kelapa yang sudah tua dapat dimanfaatkan sehingga itu bermanfaat.

“Hari ini merupakan pelatihan pemanfaatan sabuk kelapa. Saya harap kelapa-kelapa yang tidak produktif lagi dimanfaatkan begitu juga dengan batang kelapa yang sudah tua dapat dimanfaatkan biar tidak mubazir,”tuturnya.

Lanjutnya, Pemerintah sedang mengarah kebijakan untuk membangun kembali ekonomi masyarakat yang ada di kalangan menengah ke bawah. Bagaimanapun, sambung Mawardi masyarakat yang di Sumsel dibawah kepemimpinan HD-MY lima tahun kedepan, Ekonomi masyarakat paling tidak memenuhi kebutuhan rumah tangganya.

Baca Juga:  Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal "Pembegalan Organisasi" Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi

Terlebih lagi Kabupaten Banyuasin yang perbatasan dekat dengan Provinsi, tidak ada alasan Pemprov Sumsel tidak membantu Banyuasin dalam meningkatnya perekonomian di Banyuasin.

“Mudah-mudahan ini terus dilakukan bukan hanya di bidang pemanfaatan sabuk kelapa saja melainkan di bidang lainnya,”tutup Mawardi.

Sementara itu, Laporan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumsel Musiawati mengatakan kegiatan berlangsung berlangsung dari tanggal 11- 13 April 2019.

Dikatakannya kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam pemanfaatan dan pengelolahan sabuk kelapa yang menjadi barang mempunyai nilai ekonomis.

Selain itu juga untuk memberikan peluang usaha berbabis potensi daerah bagi meningkatkan pendapatan dan menyerap tenaga kerja sekaligus mengurangi angka kemiskinan sesuai dengan Gubernur – Wagub, Sumsel Maju Semua.

Melihat banyaknya sabut kelapa yang ada di Kabupaten Banyuasin yang belum termanfaatkan, maka Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Selatan mengadakan Pelatihan Pemanfaatan dan Pengolahan Srabut Kelapa di Asrama Haji Palembang.

Baca Juga:  PLN UID S2JB Tebar Kepedulian Lewat Qurban untuk Masyarakat Sekitar

Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Musiawati mengatakan, bahwa batok kelapa dan srabut kelapa yang ada di daerah Banyuasin banyak menumpuk. Padahal itu bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal mulai dari kerajian, keset, sapu dan lain-lain.

Untuk itulah diadakan pelatihan ini tentang pengolahan dan pemanfaatan sabut kelapa. Agar meningkatkan sumber daya manusia dalam pengelolaan sabut kelapa yang tidak terpakai.

“Harapanya para pelaku UKM dapat mengolah dan memanfaatkan sabut kelapa menjadi sesuatu karya yang menghasilakan uang,” ujarnya saat di Asrama Haji Palembang, Kamis (11/4/2019).

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa peserta Pelatihan Pemanfaatan dan Pengolahan Srabut Kelapa yang diadakan di Asrama Haji Palembang ini diikuti 40 warga Banyuasin. Kegiatanya diadakan mulai tanggal 11-13 April dan melatihnya dari UKM Jaya Abadi Kebumem Jawa Tengah. (adi)

Berita Terkait

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan
Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan
Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎
Federal Oil Edukasi Pengguna Motor Matic di Palembang Lewat Feders Gathering 2026

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:51 WIB

Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:27 WIB

Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:51 WIB

Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan

Senin, 13 Juli 2026 - 16:26 WIB

Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah

Berita Terbaru