Tuntutan Belum di Penuhi, Puluhan Security Gelar Aksi Demo

- Jurnalis

Minggu, 6 Januari 2019 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM – LAHAT, Puncak dari tidak terpenuhinya pembayaran kelebihan jam kerja, akhirnya puluhan security PT Eka Jaya yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit di Desa Singapure Kecamatan Kikim Barat, Lahat, akhirnya menggelar aksi demo dihalaman Pemkab Lahat, Kamis (3/1) sekitar pukul 09.50 WIB.

Dalam orasinya Ketua GBSI Lahat, Fauzi Anwar didampingi Ketua DPC, Sobriyanto dari Pengurus SBPKS serta Yudiansyah Ketua Serikat Pekerja, kembali menuntut pihak PT. Eka Jaya untuk dapat memenuhi janjinya membayar upah kelebihan jam kerja.

Baca Juga:  Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Disampaikan Fauzi, pihak PT Eka Jaya sudah mempekerjakan 12 jam sehari selama 1 bulan dari tahun 2012. Namun pembayaran kelebihan jam kerja sampai saat ini belum terealisasi. Padahal kepastian pembayaran upah kelebihan jam kerja yg sudah disepakati akan dibayarkan.

“Sudah disepakati perjanjian untuk pembayarannya di Kantor Disnakertrans Provinsi Sumsel. Tapi perusahan malah tidak mengindahkan penetapan yang sudah disepakati oleh perusahan. Bahkan minta penundaan padahal bivartid sudah selesai,” jelasnya.

Untuk itu lanjut Fauzi, pihaknya meminta kepada Pemkab Lahat untuk membantu menyelesaikan persoalan.

Baca Juga:  160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

“Kami meminta kepada Pemkab Lahat untuk menengahi persoalan ini. Kami tidak ingin tuntutan ini dianggap main-main tanpa realisasi dari pihak manajemen perusahaan,” bebernya.

Usai melakukan orasinya, perwakilan GBSI Lahat akhirnya diterima Asisten 1 Pemkab Lahat, Ramsi. Dalam mediasi itu, GBSI meminta pihak Pemkab Lahat untuk dapat turun tangan guna menuntaskan permasalahan ini. Sementara jalannya aksi demo itu sendiri dijaga ketat puluhan personel polisi Polres Lahat.(D0d)

Berita Terkait

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru
Gubernur Herman Deru Sebut Sumsel Zero Konflik, Kader NU Diminta Perkuat Moderasi dan Kerukunan

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WIB

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:23 WIB

Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Berita Terbaru