WIDEAZONE.COM, CIANJUR | Kerugian akibat gempa 5,6 magnitudo yang mengguncang Cianjur pada Senin (21/11/2022) lalu mencapai total Rp4 triliun. Bupati Cianjur, Jawa Barat, Herman Suherman menyebutkan, gempa ini menyebabkan 58 ribu rumah rusak dan 600 orang meninggal dunia.
“Hitungan kasarnya sekitar Rp4 triliun karena yang rusak tidak hanya puluhan ribu rumah, termasuk ratusan sekolah. Lalu belasan perkantoran, jalan dan jembatan,” kata Herman kepada wartawan, Rabu (14/12/2022).
Lebih jauh, Herman mengungkapkan, pemerintah pusat memberikan perhatian lebih untuk korban gempa Cianjur, dengan memberikan bantuan Rp6 triliun. Ini untuk pemulihan setelah gempa termasuk untuk membangun rumah relokasi, perbaikan rumah yang rusak serta pemulihan ekonomi warga.
Dia merinci, bantuan dari pemerintah pusat setengahnya atau Rp3 triliun dipakai untuk bantuan bagi warga membangun kembali rumahnya. Tercatat jumlah rusak sebanyak 58 ribu dengan rincian rusak berat 13.633, rusak sedang 16.059 dan rusak ringan sebanyak 26.586 unit.
Halaman : 1 2 Selanjutnya








![Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa [DPP PKB] resmi menetapkan susunan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara [KSB] definitif Dewan Pengurus Cabang [DPC] PKB se-Sumatera Selatan untuk periode 2026-2031. Penetapan tersebut diumumkan langsung Ketua DPP PKB Abdul Halim Iskandar melalui rapat virtual pada Kamis 11 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260612-WA0000-225x129.jpg)










