Siti Khotimah, Digebuki dan Disiram Air Panas

- Jurnalis

Sabtu, 4 Februari 2023 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siti Khotimah

Siti Khotimah

Artinya, kezaliman akan mendapatkan laknat berupa dijauhkannya dari kenikmatan-kenikmatan dan rahmat Allah SWT, baik di dunia maupun di akhirat.

Kok di era kemerdekaan seperti sekarang masih ada orang-orang bermental penjajah?

Bagi Khotimah, ketika didera siksaan dan penganiayaan itu tak mampu berbuat apa-apa. Apalagi tangannya selalu diborgol, dipukuli, dan disiram dengan air panas. Ya Allah, alangkah teganya manusia itu.

Baca Juga:  Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎

Apakah seimbang andaikan memang benar Khotimah mencuri pakaian dalam majikannya dengan penganiayaan yang ia terima?

Baca Juga:  Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎

Ini persoalan kekejaman yang tiada tara. Seorang manusia begitu tega melakukan tindakan di luar hati nurani kemanusiaan seorang manusia. Ini pelanggaran berat yang harus diimbangi dengan balasan hukum positif yang setimpal dengan kekejaman yang diderita Khotimah.

Berita Terkait

Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎
Pancasila di Persimpangan Jalan
Demokrasi di Indonesia : Antara Ada dan Tiada
Keributan Antarwarga Akibat Kebisingan Lingkungan: Persoalan Sepele atau Gangguan Ketertiban Hukum?
Menziarahi Reruntuhan Makna: Ketika Sejarah “Dikhianati” Demi Seremonial Belaka
Hari Pendidikan Nasional: Negara Jangan Lari dari Kewajiban
Bahaya Rekayasa Narasi Sesat yang Menimbulkan Permusuhan
Rangkap Jabatan: Alarm Bahaya Birokrasi dan Penyimpangan Kekuasaan

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:22 WIB

Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎

Senin, 1 Juni 2026 - 14:49 WIB

Pancasila di Persimpangan Jalan

Jumat, 15 Mei 2026 - 05:46 WIB

Demokrasi di Indonesia : Antara Ada dan Tiada

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:10 WIB

Keributan Antarwarga Akibat Kebisingan Lingkungan: Persoalan Sepele atau Gangguan Ketertiban Hukum?

Senin, 11 Mei 2026 - 07:47 WIB

Menziarahi Reruntuhan Makna: Ketika Sejarah “Dikhianati” Demi Seremonial Belaka

Berita Terbaru