WIDEAZONE.COM, MUARAENIM — Masyarakat Kabupaten Muaraenim sangat jengkel dengan kasus perkosaan ibu rumah tanga Jumaidah binti Bakri.
Sejak melaporkan kasus perkosaan atas dirinya ke Kepolisian Resort (Polres) Muaraenim, hingga saat ini persoalannya tetap terkatung-katung tanpa perkembangan berarti. Sementara sang pemerkosa Rahman, bebas berlenggang kangkung ke sana-sini.
Akibat perkosaan itu, secara psikologis, Jumaidah mengalami ketidakstabilan jiwa. Bahkan ia kerap kali menangis sedih tatkala melihat Rahman berkeliaran.
“Hukum di negeri ini seolah tidak adil terhadap kami, sebagai orang kecil, ” ujar Jumaidah kepada Wideazone.com sembari menitikan air matanya, Jumat (22/2/2019)
Akibat perkosaan itu, selain kehidupan rumah tangganya kacau, kakak ipar yang mencoba membela Jumaidah, justru harus terpuruk ke balik jeruji besi.
Untuk mengingat kembali kejadian kelam yang melukai perasaan korban tersebut, pada Jumat (9/12/2018) isteri Roni bin Darul Qutni itu hendak berbelanja ke warumg Rahman. Rencananya, Jumaidah hendak membeli jeli drink nabati. “Saat itu Rahman sedang ada di warungnya, ” ujar Jumaidah dalam dialeg bahasa Ogan.

Saat itu, sembari mendekati Jumaidah, Rahman bertanya tentang utang suaminya. “Mekmane, kebile Roni mbayar utang die tu (Bagaimana, kapan Roni bisa membayar utangnya), ” tanya Rahman.
Jumaidah hanya menjawab nanti saja jika suaminya telah menerima gaji. Selanjutnya Rahman mengatakan mudah jika ingin melunasi utangnya.
“Mudah mekmane, Mang. Aku enggop Mang. Amu macam-macam kelekah, dibayar oleh Roni, ” jawab Jumaidah langsung pulang ke rumahnya.
Namun ada sesuatu yang ia lupa, karena Jumaidah ingin membeli dua keping racum nyamuk, telur, mi dan gula. Belanjaan itu ia letakkan di meja dapur.
Malam itu, sekitar pukul 23.00 Wib, pintunya diketuk dari luar. Jumaidah terbangun lalu membuka pintu. “Ade ape, Mang, ” tanya Jumaidah.
Namun Rahman mengatakan bahwa ia memgantarkan racun nyamuk yang lupa dibawa Jumaidah sore tadi.
Rahman masuk dan mendorong tubuh Jumaidah ke di dinding. Lelaki setengah baya itu membawa sepotong kayu berukuran 50 sentimeter. Sambil mengarahkan kayu itu ke kepala Jumaidah, dengan tangan kirinya Rahman menekan payudara korban. “Dengah diam. Amu dengah beteriak, kubunoh, ” ancam Rahman.
Karena takut ancaman itu, akhirnya Jumaidah pasrah tak berdaya. Dia diperlakukan Rahman secara tak senonoh, yang akhirnya Jumaidah diperkosa laki-laki itu.
Atas kejadian itu, Jumaidah hanya bisa menangis. Setelah mengetahui isterinya diperkosa Rahman, Roni marah bukan main. Kakak Roni memanggil Rahman yang sedang duduk di kursi. Melihat keadaan tak menguntungkan, Rahman menendang kakak Roni.
Sementara Roni mencengkeram krah baju Rahman. Ia hendak memukul pelaku perkosaan itu. Namun karena ayah Roni mencoba menghalangi, akhirnya Roni melepaskan cengkeramannya.

Yang membuat aneh masyarakat Muaraenim, meski telah dilaporkan ke polisi, namun belum ada tindakan hukum terhadap Rahman. Bahkan atas kasus yang dianggap mengancam dirinya, kakak ipar Roni dilaporkan Rahman ke polisi. Justru hingga saat ini Jumaidah merasa, setelah ia diperkosa ternyata kakaknya dijebloskan ke tanahan polisi. “Hukum ini benar-benar tidak adil, ” tukas korban tak tahan menahan tangisnya. (shinta)




![DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan atau PKB Sumsel menyatakan kesiapan Musyawarah Cabang [Muscab] di seluruh kabupaten/kota, dijadwalkan pada 18 April 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260416-WA0024_copy_1250x657-225x129.jpg)


![Kantor Perwakilan Ekonomi dan Perdagangan Taipei di Indonesia [Taipei Economic and Trade Office/TETO]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260416-WA0022_copy_394x300-225x129.jpg)


![DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan atau PKB Sumsel menyatakan kesiapan Musyawarah Cabang [Muscab] di seluruh kabupaten/kota, dijadwalkan pada 18 April 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260416-WA0024_copy_1250x657-129x85.jpg)


![Kantor Perwakilan Ekonomi dan Perdagangan Taipei di Indonesia [Taipei Economic and Trade Office/TETO]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260416-WA0022_copy_394x300-129x85.jpg)



![Polda Sumatera Selatan [Polda Sumsel] melalui Biro SDM menunjukkan peran strategisnya dalam reformasi birokrasi daerah dengan memfasilitasi pelaksanaan Assessment Center untuk seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi [JPT] Pratama Pemerintah Kota Prabumulih.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260415-WA0033_copy_623x331-360x200.jpg)

