“Kita juga tidak bisa mencegah pergaulan internasional dan ekonomi harus bangkit. Yang bisa kita lakukan adalah upaya pencegahan dengan pengetatan,” tambahnya.
Naning merinci, pengetatan di Bandara Soetta itu, pertama membuat surat ke seluruh maskapai dan otoritas bandara tentang pengetatan prokes. “Kemudian, kita lakukan antisipasi adanya penumpang yang mengalami gejala-gejala terindikasi COVID-19 varian baru,” katanya lagi.
Selain itu, saat penumpang datang/turun di Bandara Soetta dilakukan scaning untuk deteksi adanya virus. “Setelah lolos dari scan nanti akan ada petugas melakukan pengecekan dari secara fisik untuk melihat tanda tanda-adanya gejala,” ucap Naning.
Nanti, bila diketahui adanya gejala pihaknya akan memawa ke pos klinik untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter yang ada. “Selanjutnya, jika itu ada tanda-tanda yang mengarah ke positif maka dilakukan tes swab,” pungkas. (JFA)
Halaman : 1 2



















