POSE RI Minta Polda Sumsel Usut Dugaan Ijazah Palsu Pemilihan Kades

- Jurnalis

Selasa, 29 Oktober 2019 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat desa Tapus Kecamatan Lembak kabupaten Muara Enim Sumatera selatan yang tergabung dalam LSM Pemerintah Organisasi Sosial dan Ekonomi Republik Indonesia (POSE RI) menggelar aksi unjuk rasa, meminta Kepolisian Daerah Sumatera selatan usut dugaan ijazah palsu yang dilakukan oknum kades terpilih, Selasa (29/10/2019)

Masyarakat desa Tapus Kecamatan Lembak kabupaten Muara Enim Sumatera selatan yang tergabung dalam LSM Pemerintah Organisasi Sosial dan Ekonomi Republik Indonesia (POSE RI) menggelar aksi unjuk rasa, meminta Kepolisian Daerah Sumatera selatan usut dugaan ijazah palsu yang dilakukan oknum kades terpilih, Selasa (29/10/2019)

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Masyarakat desa Tapus Kecamatan Lembak kabupaten Muara Enim Sumatera selatan yang tergabung dalam LSM Pemerintah Organisasi Sosial dan Ekonomi Republik Indonesia (POSE RI) menggelar aksi unjuk rasa, meminta Kepolisian Daerah Sumatera selatan usut dugaan ijazah palsu yang dilakukan oknum kades terpilih, Selasa (29/10/2019).

Desri Lefri selaku Koordinator Aksi mengatakan, Hari ini kami masyarakat dari desa Tapus Kecamatan Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera selatan melakukan aksi di halaman Polda Sumsel dengan tujuan meminta pihak kepolisian mengusut tuntas dugaan penggunaan Ijazah palsu yang dilakukan oleh kades terpilih dan belum dilantik desa Tapus, kata Desri dalam orasinya.

Ditambahkan Desri, Pemilihan Kepala desa seharusnya menjadi pesta Demokrasi masyarakat desa Tapus yang berjalan jujur dan adil, namun sekarang ternoda dengan dugaan ijazah palsu yang dilakukan oknum berinisial Al sebagai pemenang dalam kontestasi tersebut, jelasnya

Baca Juga:  Pembunuhan Sadis Perempuan di Muara Enim Dipicu Hal Sepele

Dalam orasinya Desri bersama masyarakat meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut dan membatalkan pelantikan kades berinisial Al, ” Ada beberapa point yang kami sampaikan dalam aksi ini yang pertama, meminta pihak Polda Sumsel melakukan penyelidikan terhadap oknum kades Al sebagai pemenang, yang kedua menindak tegas pihak – pihak yang terlibat terutama pihak panitia yang meloloskan administrasi oknum Al dan yang ketiga, mendesak dan meminta membatalkan pelantikan kades bulan Desember 2019 serta mempidanakan pihak – pihak yang terlibat dalam dugaan Ijazah palsu jika terbukti, tegas Desri.

Defri menambahkan, Semua bukti dugaan Ijazah palsu akan kami laporkan dan serahkan kepada pihak kepolisian agar dapat diproses lebih lanjut,agar nantinya tidak terulang di kabupaten Muara Enim demi terciptanya Pilde yang jujur dan adil, ucap Desri

Baca Juga:  Dualisme PB-PGRI Membara, Nasib PGRI di 17 Kabupaten/Kota Sumsel Disorot: Zulinto Angkat Suara

Sementara ditempat yang sama Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol  Supriadi melalui Kaur Infodok Kompol Abudani menambahkan, ” Untuk masyarakat yang mengetahui tentang adanya dokumen palsu silakan lapor karena telah melanggar undang undang pasal 263 dan 266, dan pastinya itu tindakan melawan hukum, tutup Abudani”.

 

Laporan : Akip

 

Berita Terkait

Pembunuhan Sadis Perempuan di Muara Enim Dipicu Hal Sepele
Wagub Sumsel Cik Ujang Hadiri Harlah ke-10 Ponpes Hidayatullah Mubtadiin
Diduga Gelapkan Hak Perangkat Desa Rp700 Juta, Kades Betung Dilaporkan ke Polda Sumsel
Usai Terjaring OTT Rp1,6 Miliar, Kini Oknum DPRD Muara Enim KT beserta Anaknya Ditahan 20 Hari
Terima Suap Proyek Irigasi Rp1,6 Miliar! Oknum Anggota DPRD Muara Enim KT beserta Anaknya Dilibas Kejati Sumsel
Enam dari Tujuh Tersangka Korupsi KUR Bank Pemerintah Ditahan
KAMPB Sumsel Desak Wali Kota Palembang Evaluasi dan Copot Kadisdik
Dugaan Penyimpangan Dana Yayasan Tahfidz Nurul Quran Dilaporkan ke Kejaksaan

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:57 WIB

Pembunuhan Sadis Perempuan di Muara Enim Dipicu Hal Sepele

Senin, 11 Mei 2026 - 05:27 WIB

Wagub Sumsel Cik Ujang Hadiri Harlah ke-10 Ponpes Hidayatullah Mubtadiin

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:25 WIB

Diduga Gelapkan Hak Perangkat Desa Rp700 Juta, Kades Betung Dilaporkan ke Polda Sumsel

Kamis, 19 Februari 2026 - 20:45 WIB

Usai Terjaring OTT Rp1,6 Miliar, Kini Oknum DPRD Muara Enim KT beserta Anaknya Ditahan 20 Hari

Rabu, 18 Februari 2026 - 22:29 WIB

Terima Suap Proyek Irigasi Rp1,6 Miliar! Oknum Anggota DPRD Muara Enim KT beserta Anaknya Dilibas Kejati Sumsel

Berita Terbaru

Akademisi Fakultas Hukum Universitas PGRI Palembang, Dr Dadang Apriyanto SH MH

Headlines

Mengakhiri Polemik PGRI: Hormati Putusan Inkrah Pengadilan

Jumat, 5 Jun 2026 - 21:18 WIB