WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri menggandeng Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) dan Densus 88 Anti-teror dalam rekrutmen taruna/taruni Akpol, Bintara dan Tamtama tahun anggaran 2023. Hal itu dilakukan sebagai upaya deteksi dini paham radikal dan perilaku menyimpang.
Asisten Kapolri Bidang SDM (As-SDM), Irjen Pol Prof Dr Dedi Prasetyo MHum MSi MM menjelaskan, dirinya telah memberi arahan kepada SSDM Polri dalam menyempurnakan baterai tes yang menjadi alat uji dalam proses penerimaan Akpol, Bintara dan Tamtama. Tujuannya, untuk mengecek karakter, kepribadian dan mental para calon yang menempuh pendidikan kepolisian.
“Semua itu dilakukan karena kami ingin mereka yang masuk Akpol, Bintara dan Tamtama tidak terpapar paham radikal dan perilaku menyimpang serta intoleran” jelas Mantan Kadiv Humas Polri, di Jakarta, Selasa (18/4/23).
Halaman : 1 2 Selanjutnya


















![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)
