WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Pembangunan fasilitas air bersih melalui program TNI Manunggal Membangun Desa [TMMD] ke-129 Kodim 0418/Palembang memasuki tahap pengecekan. Salah satunya sumur bor di Mushola Hidayatullah, Sasaran 12 Titik 4, RT 14, Lorong Bersama, Kelurahan Talang Betutu.
Memasuki hari ke-25 pelaksanaan TMMD, Satgas tidak hanya berfokus pada penyelesaian pembangunan secara fisik. Kondisi air hasil pengeboran hingga tower tandon turut diperiksa untuk memastikan seluruh fasilitas dapat digunakan sebagaimana mestinya.
Pengecekan dilakukan oleh personel TNI AD, di antaranya Serda Jupri, Serda Reki dan Serda Sultan. Mereka memastikan kondisi air serta kesiapan tower tandon yang menjadi bagian penting dari sistem sumur bor tersebut.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap sasaran fisik TMMD sebelum fasilitas tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat. Dengan adanya pemeriksaan secara berkala, berbagai kendala yang mungkin muncul dapat diketahui lebih awal.
Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto SSos menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari rampungnya pekerjaan, tetapi juga dari manfaat dan fungsi fasilitas setelah selesai.
“Kami terus melakukan pengecekan terhadap fasilitas yang dibangun. Harapannya sumur bor dan tandon ini dapat berfungsi optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sumur bor di Mushola Hidayatullah diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat di lingkungan sekitar. Keberadaan fasilitas tersebut juga menjadi bagian dari upaya TMMD dalam menghadirkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar warga.
Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang akan terus memantau perkembangan fasilitas tersebut, termasuk kondisi air dan tower tandon, sehingga saat nantinya digunakan masyarakat dapat berfungsi secara optimal.
Melalui pembangunan sarana air bersih ini, pelaksanaan TMMD ke-129 tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memberikan dukungan terhadap kebutuhan sehari-hari masyarakat di wilayah Kelurahan Talang Betutu.
Laporan Naba



![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-225x129.jpg)
![PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu [UID S2JB] merespons perkembangan itu dengan meresmikan 'SPKLU Center' pertama di Sumatera Selatan yang berlokasi di PLN ULP Rivai, Demang Lebar Daun, Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/WhatsApp-Image-2026-09-26-at-11.15.17-225x129.jpg)


![Sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri [[PN] Kelas IA Khusus Palembang, Kamis 24 September 2026, Jaksa Penuntut Umum [JPU] Kejati Sumsel menghadirkan tiga saksi dari internal SMBR.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260924-WA0010-225x129.jpg)

![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-129x85.jpg)
![PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu [UID S2JB] merespons perkembangan itu dengan meresmikan 'SPKLU Center' pertama di Sumatera Selatan yang berlokasi di PLN ULP Rivai, Demang Lebar Daun, Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/WhatsApp-Image-2026-09-26-at-11.15.17-129x85.jpg)


![Sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri [[PN] Kelas IA Khusus Palembang, Kamis 24 September 2026, Jaksa Penuntut Umum [JPU] Kejati Sumsel menghadirkan tiga saksi dari internal SMBR.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260924-WA0010-129x85.jpg)


![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
