WIDEAZONE.COM, NASIONAL — Kondisi perekonomian global yang masih tidak menentu tersebut semakin mempertegas perlunya sinergi untuk memperkuat ketahanan dalam menghadapi dampak rambatan global sambil menjaga momentum pertumbuhan ekonomi dalam negeri.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan pada acara Peresmian & Penyerahan Penghargaan Pasar Rakyat Indonesia, serta Pembukaan Rapat Kerja Kementerian Perdagangan, di Hall 3a ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Selasa (12/3) pagi, meskipun dalam 4 (empat) tahun ini ekonomi global sedang dalam posisi yang tidak baik, ekonomi turun, pasar-pasar untuk komoditas juga turun, tapi kita wajib bersyukur, alhamdulillah bahwa di 2018 ekonomi kita masih tumbuh di angka 5,17 persen, seperti yang dilansir dari setkab.go.id.
“Banyak negara yang tidak bisa mempertahankan pertumbuhan ekonominya sehingga terjun ke bawah 1-2 persen,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Peresmian & Penyerahan Penghargaan Pasar Rakyat Indonesia, serta Pembukaan Rapat Kerja Kementerian Perdagangan, di Hall 3a ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Selasa (12/3) pagi.
Kalau dibandingkan dengan negara-negara Group 20 (G20), menurut Presiden, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih nomor tiga di bawah India dan China. “Ini patut kita syukuri,” ujarnya.
Selain itu, Presiden Jokowi menjelaskan, kalau dibandingkan pada 2014 yang berada di angka 8,3 persen lebih, inflasi kita turun pada angka 3,3 persen, 3,02 persen, 3,61 persen, kemudian di 2018 di angka 3,13 persen.
“Artinya. pengendalian harga itu bisa dilakukan,” tegas Presiden.
Karena itu, kalau ada yang menyampaikan harga-harga naik, kalau satu-dua barang, menurut Presiden, itu biasa. Tapi secara rata-rata, ia mengingatkan teori ekonomi, yang namanya inflasi itu ya pengendalian harga.
Dampak Perlambatan Ekonomi Global
Dalam laporan World Economic Prospects 2019, Bank Dunia menyebut, laju pengetatan moneter global yang lebih cepat berpotensi menyeret pertumbuhan ekonomi lebih rendah, terutama bagi negara berkembang. Kendati investor memprediksi kenaikan suku bunga The Federal Reserve bakal berakhir tahun ini, bank sentral Amerika Serikat (AS) masih melanjutkan sinyal kenaikan suku bunga yang berpotensi meningkatkan biaya pinjaman (borrowing cost) lebih tinggi lagi.
Bank Dunia juga masih menyoroti tensi perang dagang jika kenaikan tarif antara AS dan China kembali berlanjut. Tarif dagang baru yang lebih tinggi lagi akan menekan perdagangan bilateral AS-China, meningkatkan permintaan untuk barang pengganti yang lebih mahal, dan berujung pada pertumbuhan ekonomi kedua negara yang melambat.
Perang dagang juga akan memengaruhi strategi investasi perusahaan multinasional dan menyebabkan perubahan dalam rantai nilai (value-chain). “Beberapa negara memang dapat mengambil manfaat dari perang dagang untuk jangka pendek, namun efek negatif dari pelemahan ekonomi AS atau China akan lebih mendominasi global,” terang Bank Dunia.
Pertumbuhan ekonomi AS diperkirakan melambat menjadi 2,5% tahun ini dari 2,9% di 2018 sementara China akan tumbuh 6,2% tahun ini dibandingkan 6,5% di 2018, menurut Bank Dunia. Negara-negara berkembang diproyeksikan tumbuh 4,2% di 2019 sementara negara maju diperkirakan melaju 2%, tulis Bank Dunia dalam laporan tersebut.
Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan ekonomi global naik tipis menjadi 3,1 persen pada 2018 setelah tahun 2017 jauh lebih kuat dari yang diperkirakan, seiring pemulihan investasi, manufaktur, dan perdagangan berlanjut, dan ketika negara-negara berkembang pengekspor komoditas mendapat manfaat dari menguatnya harga komoditas.
Namun, ini sebagian besar dilihat sebagai kenaikan jangka pendek. Dalam jangka panjang, perlambatan pertumbuhan potensial – ukuran seberapa cepat suatu ekonomi dapat berkembang ketika tenaga kerja dan modal dipekerjakan – menempatkan risiko dalam meningkatkan standar hidup dan mengurangi kemiskinan di seluruh dunia, Bank Dunia memperingatkan dalam Global 201 Januari 2018-nya Prospek Ekonomi.
Pertumbuhan di negara maju diperkirakan akan sedikit moderat menjadi 2,2 persen pada tahun 2018, karena bank sentral secara bertahap menghapus akomodasi pasca-krisis mereka dan sebagai kenaikan tingkat investasi. Pertumbuhan di pasar negara berkembang dan ekonomi berkembang secara keseluruhan diproyeksikan akan menguat menjadi 4,5 persen pada 2018, karena aktivitas di eksportir komoditas terus pulih.
Selanjutnya, imabauan Bank Dunia masih adanya potensi risiko konflik geopolitik yang mulai mencuat sejak tahun lalu. Misalnya, keberlanjutan proses keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit), pemilihan umum di berbagai negara berkembang termasuk Indonesia, serta kondisi geopolitik di Timur Tengah yang kerap berkaitan dengan produksi dan harga minyak dunia. Seluruh risiko tersebut patut diwaspadai dan diantisipasi oleh seluruh pemangku kebijakan moneter maupun fiskal di setiap negara berkembang sepanjang 2019 ini





![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-225x129.jpg)
![Dishub Palembang menerbitkan sebanyak delapan sepeda motor, terjaring dalam penertiban parkir liar di Kawasan Tertib Lalu Lintas [KTL] di Kota Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/InShot_20260908_121104658_copy_1365x747-225x129.jpg)
![Kapolres Banyuasin, AKBP Risnan Aldino memberikan keterangan pers soal misteri pembunuhan terhadap Rani [23] dan Ayuhana [18] di di sebuah rumah kosong di kawasan Talang Keramat, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin pada Senin 7 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260908-WA0004-225x129.jpg)
![Sebanyak 102 kendaraan roda dua [R2] ditindak Polrestabes Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260908-WA0003-225x129.jpg)


![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-129x85.jpg)
![Dishub Palembang menerbitkan sebanyak delapan sepeda motor, terjaring dalam penertiban parkir liar di Kawasan Tertib Lalu Lintas [KTL] di Kota Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/InShot_20260908_121104658_copy_1365x747-129x85.jpg)
![Kapolres Banyuasin, AKBP Risnan Aldino memberikan keterangan pers soal misteri pembunuhan terhadap Rani [23] dan Ayuhana [18] di di sebuah rumah kosong di kawasan Talang Keramat, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin pada Senin 7 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260908-WA0004-129x85.jpg)


![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)

![Presiden RI Prabowo Subianto [gambar Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20250227-WA0099-scaled-266x266-1-266x200.jpg)
