Pemerintah Apresiasi Film Pendek Indonesia Masuk Festival di Prancis

- Jurnalis

Sabtu, 4 Februari 2023 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu film pendek yang ikut dalam ajang Clermont Ferrand International Short Film Festival 2023, di Paris, Prancis

Salah satu film pendek yang ikut dalam ajang Clermont Ferrand International Short Film Festival 2023, di Paris, Prancis

WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) mengapresiasi tujuh karya sinema pendek Indonesia yang ikut serta pada ajang Clermont Ferrand International Short Film Festival 2023, di Paris, Prancis. Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Kebudayaan Kemdikbudristek, Hilmar Farid.

Menurutnya, kemampuan film-film nasional yang unjuk gigi di pentas internasional dapat memacu pemerintah untuk terus memperkuat ekosistem perfilman Indonesia. “Kita lihat saat ini, selalu muncul produksi film-film berbobot dan mengedukasi dari para sineas di tanah air,” kata Hilmar dalam keterangan tertulis, Jumat (3/2/2023).

Baca Juga:  Sidang Penggelapan Berlanjut, Kuasa Hukum Eddy Rianto: Murni Utang Piutang, Bukti Transfer "Cicilan" Diabaikan

“Di sini, pemerintah (Kemdikbudristek) akan berupaya memfasilitasi sineas. Sehingga dapat menuangkan pemikiran kreatifnya,” ujarnya.

Baca Juga:  Palembang Siaga Karhutla 2026, Ratu Dewa Perkuat Tim Mulai Tingkat Kecamatan hingga OPD

Adapun tiga film pendek di antaranya merupakan jebolan kompetisi produksi yang digelar Kemdikbudristek berjudul Ride to Nowhere (2021), Toya dan Roh Seninya (2022), dan Teh Tawar untuk Akong (2022). Sedangkan judul film pendek lainnya yakni Dancing Colors, Bawang Merah Bawang Putih, Jamal, dan Nusa Antara.

Berita Terkait

Sidang Penggelapan Berlanjut, Kuasa Hukum Eddy Rianto: Murni Utang Piutang, Bukti Transfer “Cicilan” Diabaikan
Hasil Identifikasi Inafis: Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Pejabat Kemenkumham Sumsel
AP-BKB Keluarkan Maklumat, Bangunan 7 Lantai Ancam Warisan Sejarah Palembang
Dualisme PB-PGRI Membara, Nasib PGRI di 17 Kabupaten/Kota Sumsel Disorot: Zulinto Angkat Suara
Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
Zulinto Mengutuk Keras Aksi Biadab Pelaku Rudapaksa Anak SD di Gandus, Desak Polisi Segera Tangkap!
19 Pejabat Pemkot Palembang Dilantik, Kadis Pariwisata Definitif–Kadishub Beralih “Kursi Kosong”
Dari Beban Jadi Energi: PSEL Keramasan Siap Revolusi Pengelolaan Sampah Palembang

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:28 WIB

Sidang Penggelapan Berlanjut, Kuasa Hukum Eddy Rianto: Murni Utang Piutang, Bukti Transfer “Cicilan” Diabaikan

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:28 WIB

Hasil Identifikasi Inafis: Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Pejabat Kemenkumham Sumsel

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:02 WIB

AP-BKB Keluarkan Maklumat, Bangunan 7 Lantai Ancam Warisan Sejarah Palembang

Senin, 11 Mei 2026 - 20:31 WIB

Dualisme PB-PGRI Membara, Nasib PGRI di 17 Kabupaten/Kota Sumsel Disorot: Zulinto Angkat Suara

Senin, 11 Mei 2026 - 06:53 WIB

Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

Berita Terbaru

Bayumie Syukri AP MSi, Praktis Pendidikan dan Ketua Komunitas

Headlines

Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎

Jumat, 19 Jun 2026 - 22:22 WIB