banner 1105x262
banner 2560x598

banner 2560x598

banner 2560x598

Pelaku Penyiraman “Air Keras” Terhadap Mantan Istri Diciduk

Yusuf [45], pelaku penyiraman mantan istri menggunakan cuka parah [Air Keras] karena cemburu, Jumat [6/1/2022] lalu, telah diciduk Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel.
Yusuf [45], pelaku penyiraman mantan istri menggunakan cuka parah [Air Keras] karena cemburu, Jumat [6/1/2022] lalu, telah diciduk Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel.
banner 468x60

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Yusuf [45], pelaku penyiraman mantan istri menggunakan cuka parah [Air Keras] karena cemburu, Jumat [6/1/2022] lalu, telah diciduk Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel. 

Saat dihadirkan dalam jumpa pers, Yusuf mengaku cemburu lantaran mantan istrinya dekat dengan lelaki lain. “Sudah lama saya mengetahui bahwa mantan istri saya ini selingkuh sekitar tiga bulan lalu,” ujarnya dalam keterangan persnya, Rabu [19/1/2022].

Karena sering cek cok mulut dirinya [Yusuf] dan istrinya bercerai. “Kami menikah siri selama tujuh tahun dan kini sudah bercerai, dari pernikahan ini kami belum dikaruniai anak. Karena masih merasa sakit hati saya kembali mendatangi korban di rumah orang tuanya dengan membawa air keras,” katanya.

Sebelumnya, Susanti Hariyani [30] mantan istri Yusuf, mengalami luka bakar di tubuh hingga wajah akibat disiram air keras oleh mantan suami sirinya.

Hal tersebut terjadi diduga lantaran Susanti menolak diajak rujuk dengan suami sirinya tersebut. Tidak hanya Susanti, namun anaknya dari pernikahan sebelumnya, yang berusia tujuh tahun inisial DA, juga mengalami luka bakar di bagian wajah karena ikut terkena siraman air keras oleh pelaku.

Susanti menjelaskan, pada saat kejadian anaknya persis di sebelah badannya makanya ikut terkena air keras.

Saya dengan pelaku nikah siri dan kami tidak punya anak, dan anak yang menjadi korban ini merupakan  anak sama suami saya sebelumnya,” ujar Susanti beberapa waktu lalu.

Dikatakan Susanti, bahwa aksi KDRT tersebut dilakukan suami sirihnya inisial MYE [45]. Ia menjelaskan, bahwa aksi tersebut terjadi di rumah ibunya [Susanti] di Jalan Aman Kelurahan Srijaya, Kecamatan Alang-alang Lebar Palembang, Jumat [6/1/2022] sekitar 15.00 WIB.

“Susanti mengakui sudah lebih satu tahun dan memilih tinggal bersama ibunya. Susanti mengaku berpisah dengan mantan suaminya lantaran selalu mendapat perlakukan KDRT. [shr]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.