WIDEAZONE.COM, VIETNAM | Presiden Vietnam Nguyen Xuan Phuc (68) menyatakan, mengundurkan diri dari jabatannya, Selasa (17/1/2023). Itu, menyusul tuntutan pertanggungjawaban dari Partai Komunis terkait pelanggaran, dan kesalahan banyak pejabat Vietnam.
Vietnam sebelumnya juga melakukan pemecatan terhadap dua wakil perdana menteri, pada awal Januari 2023. Kondisi tersebut telah diprediksi berujung pengunduran diri sang Presiden — baru menjabat dua tahun, 2021-2023.
“Sepenuhnya menyadari tanggung jawabnya di hadapan partai dan rakyat. Dia (Phuc, red) mengajukan permohonan untuk mengundurkan diri dari posisi ditugaskan, berhenti dari pekerjaannya, dan pensiun,” kata Kantor Berita Vietnam mengutip Komite Pusat partai dilansir dari laman Aljazeera.
Namun, belum juga dijelaskan sosok pengganti Phuc setelah dia resmi mengundurkan diri. Partai Komunis — partai tunggal Vietnam, juga belum mengumumkan pengganti Phuc.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya








![Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa [DPP PKB] resmi menetapkan susunan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara [KSB] definitif Dewan Pengurus Cabang [DPC] PKB se-Sumatera Selatan untuk periode 2026-2031. Penetapan tersebut diumumkan langsung Ketua DPP PKB Abdul Halim Iskandar melalui rapat virtual pada Kamis 11 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260612-WA0000-225x129.jpg)










