WIDEAZONE.COM — SETELAH bertahun hidup di rantau, ketika menjelang lebaran, bagi seorang muslim, pulang kampung atau mudik seperti suatu “kewajiban” yang harus dilakikan.
Lantas apa yang mesti dilakulan untuk pulang kampung secara aman dan nyaman?
Inilah pilihan sulit yang dihadapi pemudik setiap akhir ramadan. Sebab harapan untuk tiba dengan cara aman dan nyaman ke kampung halaman digayuti kekhwatiran mendalam.
Karena fakta umum di lapangan kerap kali terjadi kecelakaan maut yang mengorbankan nyawa pemudik selama musim pulang kampung berlanjut.
Lantas bagaimana cara kita menghindari hal-hal tak diinginkan selama dalam perjalanan ke kampung halaman?
Biasanya, kecelakaan itu terjadi akibat kelalaian diri sendiri. Terutama bagi yang menggunakan kendaraan pribadi.
Selama di perjalanan, ada baiknya membuang jauh-jauh sifat ego. Sebab musuh utama dalam mengemudikan kendaraan pribadi adalah sifat ego yang berlebihan. Karena itu, agar kita nyaman di perjalanan, sebaiknya mempersiapkan segala sesuatu. Misalnya, memeriksa kendaraan yang akan kita gunakan secara menyeluruh, terutama kualias mesin kendaraan.
Menurut pemerhati masalah kendaraan, Himawan Sutanto, kualitas kendaraan merupakan hal penting ketika dibawa pulang kampung.
“Misalnya memeriksa mesin, apakah olinya sudah diganti. Bila perlu, sebelum berangkat sebaiknya kebaraan itu kita servis terlebih dahulu,” ujar Himawan ke pada Wideazone.com, Sabtu (1/6/2019).
Menurut pemerhati masalah kendaraan senior tersebut, ketika mesin mobil atau kendaraan roda dua sudah diservis, selama di jalan para pemudik tidak disergap perasaan cemas dan risau.
Justru dengan kenyamanan berkendara, para pemudik terasa aman, nyaman dan lancar hingga ke tujuan.
“Berkendara di jalan memang berat. Apalagi ketika berpuasa menghadapi cuaca sumpek dan panas. Suasana ini kadang-kadang memunculkan emosi tinggi. Akibatnya sering terjadi kecelakaan maut yang merenggut korban jiwa,” katanya.
Tip Sehat
Selama dalam perjalanan pulang ke kampung halaman, fisik dan jiwa pemudik harus berada dalam keadaan prima. Sebab jika mengemudi kendaraan dalam keadaan sakit, dampaknya sangat buruk. Karena disekap suasana panas dan sumpek, keadaan jiwa pemudik bisa saja menurun.

“Keadaan ini dapat membahayakan diri sendiri berikut keluarga yang ikut mudik untuk berlebaran di kampung halaman,” ujar Dr dr Zulkhair Ali SpPD K-GH FINASM, seorang dokter ahli penyakit dalam di Rumah Sakit dr Muhammad Hoesin Palembang.
Apabila pemudik memiliki penyakit jantung, gagal ginjal, darah tinggi atau penyakit berbahaya lainya, diharapkan tidak mengemudikan kendaraan disaat pulang kampung.
Lebih baik ikut menjadi penumpang biasa saja. Karena risiko yang dihadapi dalam perjalanan berlebaran di kampung sangat tinggi. Bisa saja penyakit yang ada bisa kambuh karena kelelahan.
“Sebelum berangkat, sebaiknya lakukan cek kesehatan terlebih dahulu. Bila perlu minta advis dokter terkait program pulang kampung tersebut. Dengan demikian kita dapat menghindari hal-hal yang tak diinginkan,” katanya.
Bagi pemudik yang merasa lelah dalam perjalanan itu, kata Zulkhair, sebaiknya istirahat dahulu sebelum melanjutkan perjalanan. Atau, bila perlu tidur terlebih dahulu agar fisik pemudik akan segar kembali.
Zulkhair Ali menyarankan, tidak wajib bagi pemudik untuk berpuasa di perjalanan. Jika merasa kuat, sebaiknya teruskan saja berpuasa. “Bila perlu bawa makanan dan minuman secukupnya,” kata Zulkhair. (abror vandozer/anto narasoma)



![Terpidana kasus kekerasan seksual, Fahrul Rozi alias Balung bin Azim [Alm] berhasil diringkus Tim Tangkap Buron [Tabur] Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Jumat 22 Mei 2026, sekitar pukul 18.15 WIB.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260523-WA0005_copy_1503x822-225x129.jpg)

![Jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia Provinsi Sumatera Selatan [SMSI Sumsel] tancap gas persiapan perhelatan Musyawarah Wilayah [Muswil] SMSI Sumsel 2026 dengan resmi membentuk panitia penyelenggara.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260516-WA0046_copy_800x561-225x129.jpg)


![Bank Sumsel Babel berpartisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi Percepatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah melalui SP2D Online dan Kartu Kredit Pemerintah Daerah [KKPD].](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260515-WA0013_copy_1235x702-225x129.jpg)
![Terpidana kasus kekerasan seksual, Fahrul Rozi alias Balung bin Azim [Alm] berhasil diringkus Tim Tangkap Buron [Tabur] Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Jumat 22 Mei 2026, sekitar pukul 18.15 WIB.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260523-WA0005_copy_1503x822-129x85.jpg)

![Jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia Provinsi Sumatera Selatan [SMSI Sumsel] tancap gas persiapan perhelatan Musyawarah Wilayah [Muswil] SMSI Sumsel 2026 dengan resmi membentuk panitia penyelenggara.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260516-WA0046_copy_800x561-129x85.jpg)





![Jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia Provinsi Sumatera Selatan [SMSI Sumsel] tancap gas persiapan perhelatan Musyawarah Wilayah [Muswil] SMSI Sumsel 2026 dengan resmi membentuk panitia penyelenggara.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260516-WA0046_copy_800x561-360x200.jpg)
![Gubernur Sumatera Selatan Dr H Herman Deru bersama Wakil Gubernur Sumsel H Cik Ujang menghadiri pelantikan Pengurus Daerah Persatuan Seniman Komedi Indonesia [PaSKI] Sumsel dan Koordinator Wilayah [Korwil] PaSKI se-Sumsel periode 2026–2030 di Griya Agung, Kamis 14 Mei 2026, sore.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260515-WA0013_copy_4160x2697-360x200.jpg)
