Miris!! Kondisi Pasar Kertapati Luput dari Perhatian

- Jurnalis

Sabtu, 29 Mei 2021 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Miris, kondisi Pasar Kertapati yang berlokasi di Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati, terkesan tak terurus, memprihatinkan, dan luput dari perhatian.

Miris, kondisi Pasar Kertapati yang berlokasi di Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati, terkesan tak terurus, memprihatinkan, dan luput dari perhatian.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Miris, kondisi Pasar Kertapati yang berlokasi di Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati, terkesan tak terurus, memprihatinkan, dan luput dari perhatian.

Ngatiem (74), Pedagang sayur mengatakan sangat prihatin dengan kondisi saat ini, karena ketika hujan turun, pengunjung pasar dan kita selaku pedagang khawatir. “Saat hujan turun pengunjung pun enggan berbelanja dan keadaan pasar yang tak mendukung membuat sepi pasar sebab tak terurus, pemasukan hasil dari berdagang pun berkurang. Kami berharap dengan kondisi pasar saat ini dapat diperbaiki sehingga menjadi bagus dan memberikan kenyamanan,” ungkapnya yang telah berdagang sejak tahun 90-an, Sabtu (29/5/2021).

Baca Juga:  Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal

Senada dengan Ngatiem, Suhardi (53) selaku Pedagang ayam potong yang telah berdagang 40 tahun menuturkan, ini lah bentuknya, sebagian atap yang berlubang, “Kita selaku pedagang berharap pasar Kertapati ini segera dibenahi dan diperbaiki,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Pasar Kertapati H Hasani mengatakan, terkait kondisi Pasar ini, kita sudah ajukan permohonan hingga 3 kali di tahun 2015 dan 2019 baik lisan maupun tertulis. “Memang pernah ada tinjauan dari PD Pasar Palembang, namun belum ada perbaikan,” ujarnya didampingi dua orang stafnya.

Baca Juga:  Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Dikatakan Sani sapaan akrabnya, kami selalu ditanyai pedagang tentang iuran yang selalu dibayar, mereka menanyakan ‘kapan diperbaiki’?. “Kita mau berkata apa dan menjawab apa, ya kita selalu mengajukan permohonan, di samping itu ketika terjadi angin kencang atap (seng) beterbangan dan pernah nyaris mengenai warga. Mau tak mau kita selaku Kepala Pasar turun langsung untuk menindaklanjutinya,” tukasnya.

Laporan Abror Vandozer

Berita Terkait

7 Penjaga Terakhir Warisan Palembang Dilantik, Ratu Dewa: Jangan Sampai Sejarah Tergusur Pembangunan
“Enjoy” Bikin Geger! Wali Kota Ratu Dewa Minta Maaf: Saya Tetap Peduli Warga ‎
Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel
PBB di Banyuasin Capai 81 Persen, Wilayah Perdesaan Justru Lebih Aktif
Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk
Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu
APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?
Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:24 WIB

7 Penjaga Terakhir Warisan Palembang Dilantik, Ratu Dewa: Jangan Sampai Sejarah Tergusur Pembangunan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:53 WIB

“Enjoy” Bikin Geger! Wali Kota Ratu Dewa Minta Maaf: Saya Tetap Peduli Warga ‎

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WIB

PBB di Banyuasin Capai 81 Persen, Wilayah Perdesaan Justru Lebih Aktif

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu

Berita Terbaru