PBB di Banyuasin Capai 81 Persen, Wilayah Perdesaan Justru Lebih Aktif

- Jurnalis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Pajak Daerah I Badan Pendapatan Daerah [Bapenda] Kabupaten Banyuasin, Panca Al-Azhar

Kabid Pajak Daerah I Badan Pendapatan Daerah [Bapenda] Kabupaten Banyuasin, Panca Al-Azhar

WIDEAZONE.com, BANYUASIN | Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan di Kabupaten Banyuasin hingga saat ini telah mencapai 81 persen. Namun, menariknya, tingkat pembayaran PBB di wilayah perdesaan justru dinilai lebih aktif dibandingkan kawasan perkotaan.

Kabid Pajak Daerah I Badan Pendapatan Daerah [Bapenda] Kabupaten Banyuasin, Panca Al-Azhar mengatakan, dari target penerimaan PBB sebesar Rp60 miliar hingga saat ini telah terealisasi sekitar Rp49 miliar.

“Pembayaran pajak PBB terhitung hingga saat ini mencapai 81 persen. Target kita sebanyak Rp60 miliar dan terealisasi mencapai Rp49 miliar,” kata Panca, Rabu 7 Oktober 2026.

Menurutnya, pihaknya masih optimis target penerimaan PBB dapat mencapai 100 persen hingga akhir tahun. Pasalnya, masih terdapat waktu sekitar tiga bulan untuk mengejar kekurangan penerimaan tersebut.

“Kita cukup optimis terhadap target kita hingga akhir tahun, sebab kita masih punya waktu tiga bulan untuk memenuhi hingga 100 persen,” tuturnya.

Baca Juga:  Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!

Panca menjelaskan, upaya mengejar target terus dilakukan melalui penagihan secara intensif. Selain itu, terdapat sejumlah objek pajak potensial yang masih dalam proses penagihan dan diharapkan dapat meningkatkan realisasi penerimaan.

“Kita masih perlu ada beberapa penagihan lagi secara intensif. Kita juga ada objek-objek potensial yang masih dalam penagihan untuk terealisasi tercapainya 100 persen,” ujarnya.

Dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat, pihaknya juga menggandeng pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan. Sosialisasi pembayaran PBB turut dilakukan melalui pemberitaan maupun media sosial.

“Kita juga bekerja sama dengan pemerintah kecamatan, desa dan lurah. Kemudian kita mengimbau kepada masyarakat melalui berita dan media sosial,” jelasnya.

Namun, di balik capaian tersebut, Panca mengungkapkan adanya perbedaan tingkat kepatuhan pembayaran PBB antara wilayah perkotaan dan perdesaan.

Baca Juga:  Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Menurutnya, tingkat pembayaran PBB yang masih rendah justru ditemukan di kawasan perkotaan, meski wilayah tersebut memiliki potensi penerimaan yang cukup besar.

“PBB yang masih rendah malah di daerah perkotaan. Sebenarnya potensi di perkotaan ini besar, tapi mungkin karena kesibukan masyarakat jadi terlupakan,” ungkapnya.

Sebaliknya, masyarakat di sejumlah wilayah perdesaan, termasuk kawasan perairan, dinilai lebih aktif dalam memenuhi kewajiban pembayaran PBB.

“Kalau dari daerah perdesaan seperti di perairan, di sana lebih aktif dalam pembayaran PBB,” pungkas Panca.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa yang dinilai aktif mendorong masyarakat memenuhi kewajiban pembayaran pajak.

Panca berharap sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, desa dan kelurahan dapat terus diperkuat sehingga target penerimaan PBB sebesar Rp60 miliar dapat tercapai hingga akhir tahun.

Laporan Desi OY

Berita Terkait

Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel
Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk
Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu
APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?
Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September
ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam
1 Kilo Sabu di Bawah Kursi, Perjalanan Innova Mewah Kandas di Palembang
Pemburu Pajak Kakap Palembang! Jejak Jamiah: Jaksa yang Tak Pernah Minta Jabatan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WIB

PBB di Banyuasin Capai 81 Persen, Wilayah Perdesaan Justru Lebih Aktif

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu

Rabu, 30 September 2026 - 11:15 WIB

Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September

Berita Terbaru