Menteri PPPA Tinjau Praktik Pemberdayaan Purna Migran di Sukabumi

- Jurnalis

Sabtu, 4 September 2021 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri PPPA, Bintang Puspayoga Tinjau praktik pemberdayaan purna migran di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat

Menteri PPPA, Bintang Puspayoga Tinjau praktik pemberdayaan purna migran di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat

“Koordinasi, komitmen yang baik (dalam pencegahan TPPO) sudah dilakukan. Tidak hanya dalam kerja-kerja nyata implementasi, tapi juga diwujudkan dalam bentuk regulasi tidak hanya tingkat kabupaten, tapi juga sampai dibuat di tingkat desa. Ini betul-betul (upaya) melindungi para PMI yang ada. Saya melihat team work, kerja lintas sektor yang luar biasa. Mudah-mudahan dapat melindungi para pekerja migran terutama perempuan,” tambah Menteri Bintang.

Sebagai kecamatan terkecil di Kabupaten Sukabumi, Kebonpedes menjadi penyumbang angka Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang cukup banyak terutama kaum perempuan. Wakil Bupati Kab. Sukabumi, Iyos Sumantri menyebut saat ini tercatat ada 80 orang setingkat desa dan 200 orang setingkat kecamatan asal Kebonpedes yang bekerja sebagai PMI di luar negeri.

Baca Juga:  Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi--CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes

“Di Kabupaten Sukabumi, Kec. Kebonpedes ini memang cukup dominan (PMI), banyak sekali warganya atau perempuan yang bekerja di luar negeri. Selama ini pemerintah daerah melalui Dinas PPPA sudah melakukan program pembinaan pekerja migran dan dibantu P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak)kalau memang ada sebuah permasalahan di lapangan,” ujar Wakil Bupati Kabupaten Sukabumi, Iyos Sumantri.

Baca Juga:  Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi--CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes

Iyo juga menegaskan, dalam waktu dekat pihaknya akan menjalankan satu program inovatif yang telah diinisiasi untuk peningkatan kapasitas perempuan, termasuk purna PMI dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas keluarga.

Berita Terkait

Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes
Pemuda Masjid Dunia Diminta Jadi Perekat Generasi Muda, Gibran Dukung MTQ Internasional
SMSI Turut Meriahkan Jalan Santai Hari Kebebasan Pers Sedunia
Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
Ancaman El Nino 2026, Ribuan Titik Api Sudah Terdeteksi di Sumatera
Wamenaker: Dunia Kerja Bukan Soal Ijazah Tapi Kompetensi
Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat: Pers Indonesia Berduka
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdaleneid, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:21 WIB

Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:25 WIB

Pemuda Masjid Dunia Diminta Jadi Perekat Generasi Muda, Gibran Dukung MTQ Internasional

Senin, 11 Mei 2026 - 08:00 WIB

SMSI Turut Meriahkan Jalan Santai Hari Kebebasan Pers Sedunia

Senin, 11 Mei 2026 - 06:53 WIB

Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

Senin, 27 April 2026 - 21:08 WIB

Ancaman El Nino 2026, Ribuan Titik Api Sudah Terdeteksi di Sumatera

Berita Terbaru

Mudir Pondok Ikhwan Pondok Pesantren Modern Al-Fahd, Muhammad Zakaria.

Headlines

Ponpes Modern Al-Fahd Sesalkan Peristiwa Kekerasan

Minggu, 9 Agu 2026 - 17:34 WIB