Menhan RI Ryamizard Ryacudu : Tiga Ancaman Perlu Diwaspadai

- Jurnalis

Jumat, 25 Januari 2019 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG–Kedatangan dua tokoh besar Indonesia yakni Menhan RI Ryamizard Ryacudu dan Habib Muhammad Lutfi bin Yahya ke Palembang menjadi kebanggaan tersendiri bagi Gubernur Sumsel H. Herman Deru. Diapun berharap ini dapat menuai keberkahan tersendiri bagi Provinsi  Sumatera Selatan (Sumsel) kedepan.

Hal itu disampaikannya saat mendampingi dua tokoh tersebut dalam acara Silaturahmi Menhan RI Jendral TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu  dengan para ulama/kyai dan Habib di Wilayah Sumsel, di Pendopoan Griya Agung.

“Kita bahagia sekali hari ini hadir dua tokoh besar yang sangat familiar. Tidak mudah mendatangkan habib dan Menhan ini karena jadwalnya padat sekali. Semoga doa habib ini membawa keberkahan Sumsel,” jelasnya.

Dikatakan Herman Deru acara rangkaian silaturhami ini puncaknya akan dilanjutkan dengan zikir kubro pada malam harinya dengan melibatkan 10.000 jemaah. Agenda pertemuan para ulama dan umaro ini menurutnya murni gagasan Menhan RI dengan harapan menambah erat persatuan dan kesatuan masyarakat  Sumsel.

Baca Juga:  RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Sementara itu, Menhan RI Ryamizard Ryacudu dalam ceramahnya menjelaskan bahwa saat ini di Indonesia ada tiga ancaman yang mesti diwaspadai. Salah satunya yang utama adalah ancaman mind set. Ancaman ini sangat diwaspadai karena mengancam persatuan bangsa serta ideologi.

“Contohnya di Jawa Timur, ada ibu-ibu bunuh diri dengan bom sambil membawa anak-anaknya yang masih sangat kecil. Mind set mereka dengan bunuh diri seperti itu mereka yakin masuk surga padahal itu salah,” jelasnya.

Hal ini menurut Menhan membahayakan karena sudah masuk ke kalangan sekolah. Ancaman ini dikatakannya merupakan teroris generasi ke-3 dan sudah lama diprediksinya bahkan sudah dituangkan ke dalam buku. Disinilah menurutnya peran ulama untuk meluruskannya.

“Sesuai hadist sebagai umat Islam kita harus menyampaikan kebenaran walaupun hanya satu ayat,” jelasnya.

Baca Juga:  KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Dihadapan para ulama dan kyai pengasuh podok pesantren itu, Menhan juga mengajak agar para ulama menjalankan fungsi sesuai peran utamanya. Terutama berkaitan dengan Pemilu yang kian dekat. Ulama menurutnya harus menjadi peredam dan mendinginkan konflik-konflik yang ada.

“Ulama dan umaro harus bersatu dalam kebersamaan. Umaro melaksanakan perintah ada bupati gubernur dan presiden semua ada tugas masing. Lakukan sesuai fungsi seperti ulama ini tugasnya mengingatkan,” papar Menhan.

Dalam paparannya iapun mengaku sangat bersyukur karena banyai sekali yang hadir dalam forum silaturahmi ini. Iapun berharap kebersamaan ini selalu berlanjut dan menjadi pondasi untuk mengabdi pada bangsa Indonesia yang tercinta.

Sebagai Menhan dirinya mengaku diberi tanggungjawab yang besar untuk menjaga pertahanan negara yang tangguh menghadapi segala ancaman.

“Kalau rusak pertahanan negara rusak juga tanggungjawab saya. Makanya saya dituntut  membuat pertahanan yang ampuh,”

Berita Terkait

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Berita Terbaru