“Terima kasih banyak untuk Bapak-Bapak dan Ibu Gubernur, tapi ada juga yang masih di kotak merah ini, ini tidak mikirin betul ini,” ujarnya.
Selain itu, belajar dari gempa yang terjadi di Cianjur dan bencana yang terjadi di Palu, Mendagri meminta agar setiap daerah memperkuat rasa solidaritas dan gotong royong dalam menangani bencana. Pemda juga bisa bekerja sama dengan TNI/Polri dalam penanganan bencana dan memanfaatkan anggaran yang telah diberikan oleh pemerintah.
“Nah ini pendapat saya konsep yang saling membantu ini bagus, gotong royong, ada daerah yang terkena bencana besar yang lain membantu. Kalau uangnya tidak cukup di mereka bantu dengan mekanisme hibah,” tuturnya.
Oleh karena itu, Mendagri menyebut kemauan politik (political will) dari para kepala daerah penting untuk menempatkan urusan bencana menjadi urusan prioritas pelayanan dasar. Pemda juga diminta memperhatikan BPDB dengan memberikan dana anggaran yang memadai.
“Kita ingin mendesak teman-teman kepala daerah, dianggarkan buat (penanganan) bencana, buat pencegahan, komunikasi, kesiapsiagaan, mitigasi,” ungkapnya. (JFA)
Halaman : 1 2







![Semarak hari lahir [Harlah] ke-28, DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan [PKB Sumsel] mengelontorkan 1250 karung beras bagi anak yatim piatu di panti asuhan hingga nonton bareng piala dunia [nobar pildun] 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0001-225x129.jpg)





![Semarak hari lahir [Harlah] ke-28, DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan [PKB Sumsel] mengelontorkan 1250 karung beras bagi anak yatim piatu di panti asuhan hingga nonton bareng piala dunia [nobar pildun] 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0001-129x85.jpg)



![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)

