Kompetisi Seni dan Sains Tingkat Pelajar se-Kota Palembang

- Jurnalis

Sabtu, 20 April 2019 - 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Untuk membentuk karakter anak agar mampu berkompetisi dan bisa di kembangkan.

Anak-anak harus diberikan ruang untuk berkreasi. Yakni dengan cara berkompetisi mengaktualisasikan apa yang memang dimiliki anak.

Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Sumsel, Fahlevi Maizano usai membuka lomba ajang Kompetisi Seni dan Sains (Aksi 17) tingkat SMA, SMK, MAN se Sumsel dan SMP se-Kota Palembang, di gedung Aula SMAN Plus 17 Palembang, Sabtu (20/4/2019).

“Saya mengingatkan bahwa anak muda itu harus memiliki motivasi dan inovasi. Kalau mereka hanya mempunyai motivasi itu hal biasa, karena tidak ada yang dicapai untuk kedepan. Tapi kalau ada inovasi tanpa ada motivasi itu mimpi atau berkhayal,” katanya sambil berguyon.

Baca Juga:  Warning Keras LKBH PB PGRI! Guru Jangan Terjebak Kepengurusan Ilegal

Menurutnya, dengan kondisi yang ada, anak muda harus diberikan ruang baik itu kesenian, olahraga, dan sains. Dari ruang itu, maka dapat dikembangkan dan di dorong

“Anak tidak cukup hanya ilmu akademis, anak harus dibimbing dan diberikan kesempatan untuk mengembangkan bakatnya. Saya yakin akan muncul,” paparnya.

Sementara itu, Kepala SMKN Plus 17 Palembang, Parmin Suwito SP.d, MM menambahkan, kegiatan ini dimulai 20-23 April 2019, dengan di ikuti peserta sebanyak 25 sekolah di Palembang dan 11 sekolah di luar Palembang, serta SMP ada 12 sekolah.

Baca Juga:  AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK

Ajang perlombaan ini mempertandingkan 30 cabang lomba sesuai jenisnya. Untuk anak-anak yang hadir hampir 1500 orang tersebar di seluruh gedung SMAN Plus 17 Palembang.

“Kegiatan ini sangat penting bagi pelaksanaan anak nantinya untuk jujur dan bertanggung jawab. Diharapkan peserta dapat menunjukan bakatnya dalam berkompetisi, jadi lebih dalam bidang pembinaan karakter dan pengembangan kemampuan anak, tidak dari sisi akademik namun non akademik,” imbuhnya. (iwan pati)

Berita Terkait

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Kabar Gembira: Pemkot Palembang Buka Seleksi Beasiswa Jenjang Doktor bagi PNS, Pendaftaran Ditutup 14 Juli ‎
DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik
Warning Keras LKBH PB PGRI! Guru Jangan Terjebak Kepengurusan Ilegal
Gelombang Amarah Mahasiswa Guncang UPGRIP, Desak Sikap Tegas Rektor Soal Dugaan Pelecehan Seksual, hingga Ketetapan BPH
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:00 WIB

Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:22 WIB

Kabar Gembira: Pemkot Palembang Buka Seleksi Beasiswa Jenjang Doktor bagi PNS, Pendaftaran Ditutup 14 Juli ‎

Senin, 29 Juni 2026 - 19:32 WIB

DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik

Berita Terbaru