“Harus menguasai ilmu Nahwu, Sharaf, kalau bisa sekaligus ilmu Balaghah dan kaidah-kaidah Ushul Fikih,” tambahnya.
Kiai Afif berpesan agar pengelola Ma’had Aly benar-benar memperhatikan proses seleksi masuk. Proses rekrutmen mahasantri di Ma’had Aly harus menggunakan pendekatan penyaringan, bukan penjaringan. “Artinya harus ada seleksi yang ketat bagi yang hendak belajar di Ma’had Aly. Tidak boleh asal terima,” imbuhnya.
Pernyataan Kiai Afif tersebut diamini para mudir Ma’had Aly. Ahmad Muzakki misalnya, Mudir Ma’had Aly Zainul Hasan Genggong Probolinggo Jawa Timur ini mengaku sangat berhati-hati dalam menerima mahasantri baru.
“Kami benar-benar menerapkan standar yang ketat dalam menyeleksi calon mahasantri,” ucapnya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya








![Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa [DPP PKB] resmi menetapkan susunan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara [KSB] definitif Dewan Pengurus Cabang [DPC] PKB se-Sumatera Selatan untuk periode 2026-2031. Penetapan tersebut diumumkan langsung Ketua DPP PKB Abdul Halim Iskandar melalui rapat virtual pada Kamis 11 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260612-WA0000-225x129.jpg)










