“Pada waktu itu perkumpulan para ulama memutuskan melahirkan resolusi jihad fissabilillah untuk melawan penjajah. Itulah karakter para ulama-ulama besar Indonesia yang mengajarkan kita untuk menegakan prinsip hubbul wathon minal iman. Ini adalah warisan yang luar biasa. Setiap penjajah, kolonialisme, imperialisme, musuh negara, maka harus dilawan dengan semangat nasionalisme, membangun semangat kecintaan kepada negara dan konstitusi negara yang diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945 dan didalamnya ada butiran nilai-nilai pancasila yang kemudian ditetapkan menjadi ideologi negara kita ,” jelas Mantan Kadiv Humas Polri tersebut.
Boy Rafli melanjutkan bahwa ideologi Pancasila merupakan idelogi pemersatu bangsa ditengah keberagaman bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai suku dengan beragamnya bahasa daerah dan juga terdiri dari 6 agama yang telah diakui oleh negara.
“Kita akui bahwa di dalam negara kita, di dalam masyarakat kita terdiri berbagai agama yang disahkan oleh pemerintah dan setiap umat beragama berhak untuk menjalankan ibadah agama sesuai dengan syariat agamanya masing-masing. Oleh karena itu tidak lupa kita saling mengingatkan untuk tetap bertoleransi,” tambah Boy Rafli.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






![Ketua Asosiasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Sumatera Selatan [AP3K Sumsel], Riduan SPd Gr](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260609-WA0026-225x129.jpg)

![Wakil Wali Kota Palembang Prima Salam tengah menjalani perawatan dan pemulihan di RSPAD Gatot Subroto. [Foto: WiDEAZONE.com]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260609-WA0038-225x129.jpg)



![Ketua Asosiasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Sumatera Selatan [AP3K Sumsel], Riduan SPd Gr](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260609-WA0026-129x85.jpg)






