Kemnaker Beri Cara Ampuh bagi Pencaker Cepat Dapat Kerja

- Jurnalis

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi saat meninjau pelaksanaan Walk-In Interview di Gedung Pusat Pasar Kerja, Jakarta, Rabu 4 Maret 2026. [Foto Biro Himas Kemnaker]

Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi saat meninjau pelaksanaan Walk-In Interview di Gedung Pusat Pasar Kerja, Jakarta, Rabu 4 Maret 2026. [Foto Biro Himas Kemnaker]

WIDEAZONE.com, JAKARTA |  Kementerian Ketenagakerjaan [Kemnaker] memberikan cara ampuh bagi pencari kerja [pencaker] agar cepat mendapatkan kerja. 

Cara itu, dengan memfasilitasi Walk-in Interview sebagai proses mempercepat pencaker bertemu langsung dengan perusahaan, tanpa alur rekrutmen yang panjang dan berbelit serta terhubung dengan platform SIAPkerja untuk mendukung proses yang lebih cepat dan transparan.

Sebanyak 150 pencaker mengikuti Walk-In Interview untuk memperebutkan 11 kuota tenaga kerja pada sembilan posisi di perusahaan industri makanan Se’Indonesia dengan penempatan di wilayah Jabodetabek.

Sekretaris Jenderal [Sekjen] Kemnaker, Cris Kuntadi mengatakan, model wawancara langsung seperti ini merupakan bentuk kehadiran negara yang memudahkan pertemuan pencaker dan pemberi kerja secara cepat dan efisien, sekaligus memperkuat integrasi layanan ketenagakerjaan melalui SIAP kerja.

“Metode walk-in interview ini lebih efektif dalam penyerapan tenaga kerja dibandingkan melalui seleksi administrasi online yang memakan waktu lebih lama,” kata Cris saat meninjau pelaksanaan Walk-In Interview di Gedung Pusat Pasar Kerja, Jakarta, Rabu 4 Maret 2026.

Baca Juga:  Menaker Siapkan Strategi agar Pemagangan Nasional 2026 Jangkau Semua Provinsi

Cris menjelaskan, cara kerja walk-in interview membuat proses rekrutmen lebih ringkas karena perusahaan tidak hanya menilai kandidat dari CV, tetapi dapat langsung berinteraksi dengan pencaker. Dari sisi pencaker, proses ini memberi kejelasan tahapan sejak awal dan mengurangi waktu tunggu yang kerap terasa panjang.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap talenta Indonesia mendapatkan akses yang cepat dan transparan untuk memperoleh pekerjaan,” ujar Cris Kuntadi.

Agar proses berjalan lebih lancar, Cris mengimbau pencaker untuk selalu memperbarui dan memaksimalkan profil di aplikasi SIAPkerja. Menurutnya, profil yang tertata dan diperbarui akan membantu mempercepat proses verifikasi di lapan gan pada kesempatan-kesempatan seleksi berikutnya.

Melalui kegiatan ini, Cris menegaskan Kemnaker tidak hanya menjadi fasilitator, tetapi juga memastikan proses rekrutmen berjalan sesuai regulasi ketenagakerjaan yang berlaku, termasuk pemenuhan hak-hak pekerja sejak tahap awal seleksi. Dengan demikian, percepatan proses tetap dibarengi dengan kepastian prosedur yang tertib dan akuntabel.

Baca Juga:  Kemnaker–Pertamina Jajaki Kerja Sama Pelatihan HSE dan Operator SPBU

“Kami imbau masyarakat, khususnya para pencaker yang ingin mengikuti agenda walk-in interview selanjutnya, untuk terus memantau informasi resmi melalui kanal media sosial @kemnaker dan portal resmi kemnaker.go.id,” kata Cris.

Ia juga mengajak pencaker ikut menyebarluaskan informasi bahwa Walk-In Interview digelar secara rutin di Gedung Pusat Pasar Kerja, agar lebih banyak masyarakat mendapat akses yang sama terhadap kesempatan kerja.

Sementara itu, Talent Acquisition Specialist PT Bangkit Lakukuliner Indonesia, Carmenita Natali, mengatakan walk-in interview sangat membantu perusahaan dalam merekrut pencaker yang berkualitas, dan tak sedikit yang sudah terserap di perusahaannya.

“Kami harap pemerintah terus mendukung industri food and beverages dalam pola rekrutmen pencaker seperti ini,” ujarnya. [AbV/red]

Berita Terkait

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat: Pers Indonesia Berduka
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdaleneid, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
Selain Negara, HAM Disabiltas Intelektual Menjadi Tanggung Jawab Swasta
Jamaah Muslimin Desak Pemerintah Tuntut Pertanggungjawaban Zionis Israel Soal Gugurnya Tiga Prajurit TNI
IdulFitri 1 Syawal Jatuh Pada Sabtu 21 Maret 2026
Menaker: Perusahaan Perlu Bantu Pekerja Agar Kariernya Terus Berkembang
Wamenaker Bahas Kerja Sosial dan Pelatihan Kerja dengan Kejati Sumut
Kolaborasi PLN dan Kementerian Perdagangan Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 08:07 WIB

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat: Pers Indonesia Berduka

Rabu, 15 April 2026 - 18:45 WIB

Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdaleneid, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik

Rabu, 15 April 2026 - 18:24 WIB

Selain Negara, HAM Disabiltas Intelektual Menjadi Tanggung Jawab Swasta

Rabu, 1 April 2026 - 17:58 WIB

Jamaah Muslimin Desak Pemerintah Tuntut Pertanggungjawaban Zionis Israel Soal Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:57 WIB

IdulFitri 1 Syawal Jatuh Pada Sabtu 21 Maret 2026

Berita Terbaru